Misteri Mayat Pria Terbakar Dalam Mobil Utuh di Bekasi

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 30 Agustus 2019 12:01
Misteri Mayat Pria Terbakar Dalam Mobil Utuh di Bekasi
Terdapat luka bakar pada kepala dan tubuh korban. Tetapi, kondisi mobil korban utuh. Tidak terbakar.

Dream - Warga Kota Bekasi, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan mayat pria terbakar dalam mobil yang masih utuh. Mobil itu terparkir di Jalan Terusan Topas, Komplek Perumahan Pesona Metropolitan, Rawalumbu.

Kasubag Humas Polres Bekasi Kota, Komisaris Erna Ruswing Andari, mengatakan mayat itu beridentitas Halomoan Panjaitan, 60 tahun, warga Jalan Bambu Kuning, Kelurahan Sepanjang Jaya, Rawalumbu.

Menurut Erna, penemuan mayat bermula dari kecurigaan seorang marbot masjid, Jaja, 90 tahun. Dia melihat ada mobil Toyota Kijang Innova berpelat nomor B 1646 KRO terparkir di lokasi sejak Rabu malam, 28 Agustus 2019.

Pada siang keesokan harinya, mobil itu belum juga dipindahkan. Hal itu menimbulkan kecurigaan pada Jaja.

" Dia lantas memberitahukan kepada warga lainnya," kata Erna, dikutip dari Merdeka.com.

 

 

1 dari 5 halaman

Tertunduk di Kursi Kemudi

Warga kemudian memeriksa mobil dan mengintip ke bagian dalam dari kaca. Ditemukan ada orang sedang duduk tertunduk di kursi kemudi.

Warga mencoba mengetuk kaca beberapa kali untuk memastikan pria itu masih hidup. Tetapi, tidak ada respons dari pria itu.

Warga lalu melaporkan hal itu ke polisi. Beberapa saat kemudian, petugas datang untuk memeriksa mobil tersebut.

" Sekitar pukul 13.10 WIB, polisi datang ke lokasi. Karena pintu terkunci dari dalam, maka kami meminta bantuan montir," kata Erna.

 

2 dari 5 halaman

Botol Berbau BBM

Begitu pintu terbuka, pria itu ternyata sudah tewas. Hasil identifikasi awal, korban mengalami luka bakar pada kepala hingga badan dan tidak ditemukan adanya bekas penganiayaan.

Di lokasi tercium aroma bahan bakar minyak. Petugas juga menemukan botol dan korek api di dalam mobil.

" Barang bukti botol bekas ada aroma bensin dan korek api," ucap Erna.

Sumber: Merdeka.com/Adi Nugroho

3 dari 5 halaman

Kronologi Lengkap Istri Bunuh dan Bakar Suami-Anak Tiri

Dream - Pembunuhan Edi Chandra Purnama alias Pupung Sadili dan putranya, M. Adi Pradana terus membuka fakta.

Edi dan Pradana tewas dibunuh empat pembunuh bayaran. Dilaporkan Merdeka.com, sebelum proses pembunuhan, para tersangka dan eksekutor saling bertemu di daerah Kalibata, Jakarta Selatan.

Pertemuan itu untuk menyusun strategi pembunuhan. Rencana itu akhirnya direalisasikan pada Jumat, 23 Agustus 2019 di kediaman korban di kawasan Lebak Bulus.

Para eksekutor yang sudah memiliki kunci rumah membunuh Edi yang sedang menonton televisi. Dana dibunuh belakangan karena pulang agak larut.

" Eksekutor menghabisi korban ketika pulang, sekira pukul 23.00 WIB," ucap Kapolres Sukabumi, AKBP Nasriadi, Selasa, 27 Agustus 2019.

Esok harinya, para eksekutor membawa jenazah Edi dan Pradana di SPBU Cirendeu. Baru keesokan harinya, otak pembunuhan, AK dan, anaknya, KV membawa jasad tersebut ke wilayah Sukabumi.

Untuk menghilangkan jejak, AK dan KV membakar mobil tersebut. KV juga ikut terbakar saat proses penghilangan jejak tersebut.

Sumber: Merdeka.com/Aksara Bebey

4 dari 5 halaman

Pengakuan Istri Sadis Habisi Suami dan Anak Tiri Sewa Pembunuh Bayaran

Dream - Kasus dua jenazah di dalam mobil di Sukabumi, Jawa Barat menemukan titik temu. Sosok perempuan berinisial AK, menjadi otak dari pembunuhan suaminya, Edi Chandra Purnama dan anak tirinya M. Adi Pradana.

Sosok AK, dilaporkan Merdeka.com, menyewa empat pembunuh bayaran untuk mengakhiri nyawa Edi dan Pradana.

Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Nasriadi mengatakan, dari hasil pemeriksaan sementara, empat eksekutor itu diimingi-imingi uang sebesar Rp500 juta.

" Perjanjian mereka (dibayar) Rp500 juta," kata dia, Selasa, 27 Agustus 2019.

5 dari 5 halaman

Anak Kandung Ikut Membakar

Dari perjanjian itu, AK dibayar sekitar Rp120 juta. Sementara sisa uang akan diberikan usai aksi keji itu.

" Itu dibayar bertahap," ucap dia.

Polda Metro Jaya telah mengamankan dua pelaku eksekutor.

Selain memburu eksekutor, polisi telah menangkap KV, anak kandungnya AK. Bahkan KV mengalami luka bakar akibat tindakannya yang membakar mobil Calya berisi ayah tiri dan saudara tirinya itu.

Beri Komentar