Ngeri! Begini Penampakan Bumi Yang Semakin Gelap Selama 50 Tahun (Shutterstock)
Dream - Ruang angkasa dan segala isinya berhasil membuat banyak orang kagum karena keindahan dan keunikan yang seringkali tidak masuk akal bagi manusia. Teknologi yang semakin maju mengungkap banyak fakta mengenai luar angkasa.
Penampakan bagian luar bumi yang dibayangkan manusia adalah sebuah planet bulat dengan warna biru mendominasi.
Penampakannya yang dikenal dengan sebutan " The Blue Marble" itu terlihat dalam sebuah foto yang diambil pada 7 Desember 1972.

Gambar ikonik itu menunjukkan pusaran awan dan lautan biru luas yang menonjol di ruang angkasa yang sunyi.
Namun, banyak hal terjadi yang menimbulkan perubahan pada penampakan luar bumi itu.
Dikutip dari India Times, Living Earth Orchestra (LEO) bekerja sama dengan Planetary Vision dan NASA telah merilis bukti betapa Bumi telah berubah sejak saat itu.
NASA telah mengoperasikan sebuah observatorium luar angkasa yang dilengkapi dengan kamera yang disebut EPIC sejak 2015.
Kamera yang terletak lebih dari satu juta kilometer dari Bumi itu telah memotret Bumi setiap jam sejak beroperasi. Minggu lalu, NASA menugaskan EPIC untuk mengambil gambar Bumi setiap 13 menit selama tiga jam.
LEO saat ini sedang membangun teknologi untuk menyiarkan gambar Bumi seperti itu dari luar angkasa secara real-time dari luar angkasa. Selain itu, ia juga sedang mengerjakan konstelasi satelit untuk memamerkan planet siang dan malam.
Serangkaian perubahan yang ada pada bagian luar bumi ditampilkan dalam sebuah video yang diposting di YouTube.

" Kami mengungkapkan keajaiban dan kerusakan ekosistem Bumi. Ketika Anda melihat apa yang terjadi, itu adalah peringatan yang meyakinkan," ujar profesor dan kepala grup Pencitraan Mullard Space Science Laboratory Departemen Fisika Ruang dan Iklim dari University College London, Dr. Jan-Peter Muller.
Gambar-gambar tersebut tidak hanya menunjukkan seberapa banyak Bumi telah berubah sejak tahun 1972, tetapi juga untuk menunjukkan seberapa besar perubahan planet ini dalam waktu dekat.
Laporan : Erdyandra Tri Sandiva
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Ceramide, Filaggrin, dan Niacinamide untuk Kulit Sensitif: Apa Fungsinya?

Skin Barrier Rusak pada Kulit Eksim: Tanda, Penyebab, dan Cara Merawatnya

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara