PSBB Total, Begini Nasib 19 Pasar Tradisional di Jaktim

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Senin, 14 September 2020 11:00
PSBB Total, Begini Nasib 19 Pasar Tradisional di Jaktim
Sebanyak 19 dari 33 pasar di Jakarta Timur termasuk pasar non-esensial.

Dream - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total yang diberlakukan mulai Senin, 14 September 2020, di DKI Jakarta, berdampak pada beberapa pasar tradisional.

Kebijakan PSBB total itu bakal berdampak pada 19 dari 33 pasar tradisional di wilayah Jakarta Timur, karena masuk dalam kategori pasar non-esensial.

" Kalau dari data kami ada 14 pasar dengan kriteria esensial (bidang usaha vital), dari total 33 pasar tradisional. Artinya, ada sekitar 19 pasar yang saat ini berkategori non-esensial," kata Kasi Operasional Satpol PP Jakarta Timur, Badrudin, dikutip dari Liputan6.com.

1 dari 2 halaman

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dispensasi bagi sektor esensial untuk tetap beroperasi dengan kapasitas minimal selama penerapan PSBB total.

Kegiatan usaha esensial bisa beroperasi asal tidak secara penuh seperti masa normal, dan disertai dengan pembatasan jumlah pengunjung maupun pedagang dan karyawan.

Badrudin mengatakan, kriteria usaha esensial bergerak pada 11 sektor usaha di antaranya kesehatan, bahan pangan atau makanan dan minuman, energi, komunikasi dan teknologi informatika, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar yang ditetapkan sebagai objek vital nasional serta pemenuhan kebutuhan sehari-hari.

 

 

2 dari 2 halaman

Masih Menunggu Arahan Mekanisme PSBB

Menurut informasi, 19 pasar tradisional di sepuluh kecamatan Jakarta Timur, kata Badrudin, masuk dalam kriteria non-esensial sehingga diperkirakan terdampak kebijakan PSBB total.

" Misalnya seperti Pasar Gembrong, itu bukan kriteria pasar esensial karena yang didagangkan produk mainan yang tidak bersifat vital," katanya.

Terkait implementasi PSBB Total di 19 pasar non-esensial tersebut, Badrudin masih menunggu petunjuk pelaksanaan teknis dari Pemprov DKI.

" Saya belum mendapat arahan terkait mekanisme PSBB total di Jaktim," katanya.

Sumber: Liputan6.com

Beri Komentar