Ridwan Kamil: Saya Dulu Bandel!

Reporter : Ismoko Widjaya
Senin, 9 November 2015 15:28
Ridwan Kamil: Saya Dulu Bandel!
Akibat bandel Ridwan kamil pernah dihukum mengepel, dimaki sopir, hingga dikejar satpam.

Dream - Dalam acara reuni SD, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil membongkar kenakalannya sewaktu sekolah dasar. Di hadapan mantan Kepala Sekolah SD Banjarsari 3 Bandung Dewi dirinya bercerita mengenai kenakalannya itu.

" Ibu Dewi yang duduk adalah mantan Kepala Sekolah yang dahulu pernah menghukum saya ngepel WC selama seminggu," tulis Ridwan Kamil di akun Facebook resmi miliknya, Minggu, 8 November 2015.

Hukuman yang diterima Kang Emil kecil, panggilan akrabnya, bermula karena permainan bola yang dia lakukan bersama teman-temannya. Tanpa diduga, bola sepak itu membuat pecah kaca ruang guru.

Kenakalan lain yang dia bagi ialah suatu kali dirinya pernah dimaki-maki sopir angkot Dago lantaran tak membayar ongkos perjalanan.

" Dimaki-maki sopir oplet angkot Dago karena gak bayar soalnya pas turun langsung lari kabur," paparnya.

Kenakalan Emil kecil tak hanya itu. Emil kecil bahkan pernah dikejar-kejar satpam Balaikota Bandung karena menjadikan kolam Badak Putih sebagai " kolam renangnya" sepulang sekolah.

" Sekarang mah malu sendiri mengingat-ingat kebandelan jaman SD," pungkasnya. (Ism) 

 

1 dari 5 halaman

Mahasiswa Unpar Tewas Saat Naik Bandros, Ridwan Kamil Berduka

Dream - Walikota Bandung Ridwan Kamil menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya seorang mahasiswa Universitas Katolik Parahyangan (Unpar). Mahasiswa tersebut terjatuh dari bus pariwisata tingkat, Bandung Tour on Bus (Bandros).

" Saya menyampaikan turut berduka cita, atas musibah mahasiswa Unpar saat perjalanan naik Bandros pada tanggal 28 Oktober kemarin,"  ujar pria yang akrab dengan panggilan Kang Emil ini melalui akun Facebook Ridwan Kamil, Jumat, 30 Oktober 2015.

Ridwan menyatakan sudah menemui orangtua mahasiswa tersebut dan menyampaikan bela sungkawa.

Dia lalu menjelaskan Bandros tidak dikelola Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, melainkan oleh pihak ketiga. Atas insiden ini, Ridwan menyatakan operasional Bandros dihentikan untuk sementara.

" Untuk kebaikan bersama, untuk sementara, operasional Bandros akan dihentikan sementara untuk dievaluasi secara menyeluruh teraot SOP (Standar Operasional Prosedur), SDM (Sumber Daya Manusia), rute dan jadwal, termasuk urusan kabel-kabel dan ranting pohon di rute yang dilalui Bandros,"  ungkap dia.

Lebih lanjut, hasil evaluasi tersebut akan disampaikan secara terbuka kepada publik. " Sekali lagi saya mohon maaf dan secepatnya nanti disampaikan hasil evaluasinya kepada publik. Hatur nuhun,"  kata Ridwan.

Sebelumnya, seorang mahasiswa Unpar tengah berada di bagian atas Bandros. Mahasiswa tersebut bermaksud mengabadikan suasana malam Bandung melalui foto dengan posisi berdiri menghadap ke arah belakang bus.

Mahasiswa tersebut tidak menyadari ada kabel yang melintas di atas bus. Akibatnya, kabel tersebut mengenai leher mahasiswa itu hingga membuatnya terjatuh. (Ism) 

2 dari 5 halaman

Selesai Parade Persib, Kang Emil 'Curhat' di Sosmed

Dream - Setelah selesai digelarnya parade kemenangan Persib Bandung siang ini, 25 Oktober 2015, Walikota Bandung Ridwan Kamil 'curhat' di media sosial.

Melalui akun Facebook-nya, pemimpin Bandung yang akrab disapa Kang Emil itu mengungkapkan suka cita dan rasa syukurnya atas pelaksanaan parade Persib yang lancar, tertib, teratur tanpa gangguan apapun.

Dalam postingannya, Kang Emil membagikan sebuah video yang memperlihatkan semaraknya parade Persib. Tampak pusat kota Bandung dipenuhi bobotoh berkostum biru.

Bersamaan dengan video tersebut, ia meluapkan rasa syukurnya melalui tulisan, " Sepenggal kebahagiaan warga Bandung Raya di parade Persib. Hatur Nuhun Ya Allah atas nikmatmu ini. " #BahagiaItuSederhana

Sebelumnya diberitakan, Ridwan Kami mengeluarkan imbauan jelang parade agar para bobotoh melakukan parade secara tertib.

" Tidak boleh melanggar lalu lintas; Tidak boleh merusak fasilitas kota; Tidak boleh sweeping mobil apapun; Tidak boleh buligir (membuka baju-red); Tidak boleh gerang-gerung knalpot," begitu imbauan Kang Emil yang dikeluarkannya kemarin sebelum pelaksanaan parade.

Parade Persib sendiri digelar sebagai perayaan kemenangan tim Persib Bandung pada kejuaraan Piala Presiden 2015. Diperkirakan ribuan bobotoh ikut turun ke jalan bergabung dalam parade ini.

3 dari 5 halaman

Bandung Raih Penghargaan 'Kota Cerdas', Ridwan Kamil Puas

Dream - Baru-baru ini Bandung didaulat menjadi salah satu Smart City atau Kota Cerdas dalam penghargaan Indonesia Smart Nation Award. Dalam kategori kota berukuran besar, Bandung menduduki peringkat kedua.

Meski masih kalah dari Surabaya yang meraih peringkat pertama, namun Bandung mampu mengungguli Semarang, Bekasi, dan Depok.

Atas prestasi tersebut, Walikota Bandung Ridwan Kamil mengaku cukup puas dan bangga. Kang Emil bahkan meluapkan kegembiraannya melalui media sosial Facebook.

Dalam akun Facebook-nya Kang Emil mengunggah 3 foto. Foto pertama berupa foto dirinya tengah memegang piagam penghargaan Smart City.

Foto kedua memperlihatkan kemajuan teknologi kota Bandung berupa proyek smartlighting yakni penggantian seluruh lampu di Bandung dengan bohlam LED hemat energi 70 persen yang bisa diatur jarak jauh via ponsel.

Satu foto lainnya menunjukkan gambar Bandung Command Center atau Pusat Pengendali Data dan Manajemen Kota Bandung.

Beserta foto-foto tersebut Ridwan pun menuliskan caption, " Alhamdulillah, Minggu ini Kota Bandung mendapatkan penghargaan Smart City Index kedua terbaik se-Indonesia, setelah Surabaya. Selamat juga untuk Provinsi Jawa Barat yang meraih Smart Province Index nomor satu se-Indonesia. Mari bekerja lebih keras dan lebih cerdas lagi. Hatur nuhun."

Penilaian untuk kategori Smart City dilihat dari seberapa banyak jumlah masalah yang berhasil diselesaikan oleh suatu kota atau daerah. Kota Bandung sendiri sejauh ini diketahui telah berhasil menyelesaikan 300 masalah.

4 dari 5 halaman

Ridwan Kamil Pamer Foto Hijabers Para `Mantan`

Dream -  Rabu, 25 Agustus 2015, sore Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengunggah sebuah foto unik di akun Facebook miliknya. Foto itu menampilkan 19 wanita berhijab warna-warni menaiki sebuah bus.

Lebih uniknya Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, mengklaim hijaber-hijaber itu adalah mantannya. Serunya lagi, Kang Emil menuliskan itu dalam bahasa Sunda.

" Ari diarajakan naek Bandros mah, para mantan teh geuning arakur. #ReboNyunda *Heureuy(Kalau diajakin naik Bandros mah, para mantan juga akur. #ReboNyunda *Bercanda)," tulisnya.

Ya, foto unggahan beberapa perempuan berhijab di atas bus wisata Bandros itu rupanya hanya pancingan untuk menggalakan program ReboNyunda. Program ini menyaratkan masyarakat Bandung untuk menggunakan berbahasa Sunda di setiap hari Rabu.

Tak perlu lama unggahan Kang Emil itu direspon pengikutnya. Salah satunya Insan Muhajir. Dia menanggapi unggahan Ridwan Kamil dengan nada yang sedikit serius.

" Ahh bohong ketang bu wali. Sanes heureuy eta mah.. aslina para mantan.. hehe (Ah bohong itu bu wali bukan bercanda itu sih beneran para mantannya)," tulisnya.

Pengikut akun Ridwan Kamil lainnya, Rachmat Septian Januar juga turut berkomentar. Akun tersebut mengomentari jika Kang Emil berlagak keren.

" Bapak so iyeh kitu ciga nu betul hahahaha... da apa atuh bapak mah bobogohan teh jeung rainbow cake, meuni harurung kitu (ya ampun pak, Bapak sok keren banget, seperti pacaran sama rainbow cake gitu)," tulisnya

Komentar tak kalah lucu ditulis akun GTind Indah. Dia menyindir jumlah mantan Ridwan Emil yang banyak.

" Mantan Kang Emil eta teh, meunih loba......xixi (Mantan Kang Emil banyak banget)," tulisnya.

Hanya dalam hitungan jam foto yang diunggah wali kota Bandung itu diserbu 10.358 like dari pengguna Facebook.  (Ism)

Selanjutnya :

5 dari 5 halaman

Persib Mau Rayakan Kemenangan Piala Presiden 2015 di Masjid?

Dream - Pertandingan Final Piala Presiden 2015, Persib Bandung melawan Sriwijaya FC memang masih berlangsung. Namun Persib tampaknya sesumbar bakal memenangkan turnamen pertama ini.

Berada di atas angin dengan kemenangan sementara 2-0 hingga 85 menit pertandingan, Bobotoh Persib sudah merancang perayaan kemenangan.

" Kang @ridwankamil untuk yang di Bandung, titik akhir yang paling pas untuk merayakan gelar juara pada hari H dimana Kang?" kata akun @persibonline seperti dikutip Dream, Minggu, 18 Oktober 2015.

Yang cukup mengejutkan, pertanyaan ini justru diajukan sehari sebelum pertandingan final yang berlangsung di Gelora Bung Karno (GBK).

Mendapat pertanyaan tersebut, Kang Emil, sapaan Walikota Bandung Ridwan Kamil, langsung meresponnya.

Kang Emil mengajak para bobotoh untuk merayakan kemenangan di masjid-masjid terdekat.

" Sholat berjamaah terus bubar dengan damai," kata Kang Emil dalam akunnya @ridwankamil.

Semenjak masuk ke tahan Grandfinal, Kang Emil memang cukup sibuk mempersiapkan perhelatan tersebut. Lokasi pertandingan yang digelar di GBK membuat publik khawatir akan adanya bentrokan dengan pendukung Persija.

Selama ini, hubungan Bobotoh Persib dan Jakmania, julukan pendukung Persija memang terkenal kurang harmonis.

Beri Komentar