Sandiaga Salahuddin Uno (jakartamajubersama.com)
Dream - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mematok target mencetak 7.000 wirausahawan baru peserta One Kecamatan One Center for Enterpreneurship (OK OCE). Namun Sandi menegaskan target itu hanya jumlah minimal.
Sandi optimistis jumlah pengusaha baru lewat program andalannya ini dalam Pilkada DKI Jakarta memiliki potensi melampaui target yang ditetapkan.
" Saya nggak mau dulu target, tapi teman-teman bilang cukup optimis bisa nambah sekitar 2.000 lagi sampai lima minggu ke depan," kata Sandi.
Sandi mengatakan pada awal peluncuran program OK OCE, dia sempat mematok target sebanyak 4.000 wirausahawan lahir. Nyatanya, justru ada sekitar 5.000 wirausahawan baru karena program OK OCE.
" Dan harus orang-orang yang baru dan itu yang jadi tantangan dari pengusaha dan tidak Jasmed maupun juga dari program OK OCE yang di Melawai," kata Sandi.
Diakuinya, jalan panjang penuh tantangan masih harus dihadapi hingga 19 April, masa pencoblosan tahap kedua Pilkada DKI, nanti. Dia berharap, tambahan wirausahawan sebanyak 2.000 orang dapat tercapai sebelum tanggal pencoblosan tersebut.
" Jadi, total 7.000 wirausaha ini kalau misalnya tercatat bisa 8.000 itu berarti ada 20 persen dari target tahun 2017-2018," ucap Sandi.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya