Dream - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Sa'adi membantah keluarnya fatwa mengenai dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dipengaruhi Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dia menegaskan memiliki independensi dalam menetapkan fatwa.
" Tidak ada pihak yang lakukan penekanan atau intervensi dalam menetapkan fatwa," kata Zainut di Gedung MUI Pusat, Jakarta Pusat, Kamis, 2 Februari 2017.
Munculnya kabar semacam itu, kata dia, merupakan tuduhan dan fitnah yang keji. Untuk itu dia menjamin proses dikeluarkannya fatwa tanpa ada intervensi masyarakat.
" Silakan dibuktikan. Siapapun masyarakat ketika kami diintervensi dalam menetapkan fatwa, maka dalam negara demokrasi boleh diadukan," ucap dia.
SBY dalam konferensi pers Rabu, 1 Februari 2017 mengatakan tidak pernah mengintervensi fatwa yang dikeluarkan MUI. SBY bahkan meminta awak media untuk menanyakan dugaan intervensi tersebut kepada MUI.
" Tanyakan langsung ke MUI, apa dapat tekanan atau tidak," ucap SBY, di Wisma Proklamasi, Jakarta Pusat. (Ism)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Tak Cukup Lihat Klaim di Kemasan, Orang Tua Perlu Lihat Bukti di Balik Susu Formula Anak

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global