Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ketum MUI KH Ma'ruf Amin Menerima Kunjungan Di Rumahnya (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Dream - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin menyatakan telah memaafkan terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Ma'ruf mengatakan merupakan kewajiban seseorang memberikan maaf pada orang yang telah meminta maaf atas kesalahan yang sudah diperbuat.
Sebelumnya, Ahok menuding Ma'ruf memberikan keterangan palsu saat bersaksi di persidangan. Ahok bahkan disebut mengancam akan melaporkan Ma'ruf ke polisi. Namun kabar tersebut langsung dibantah Ahok sekaligus meminta maaf kepada ketua MUI dan seluruh Nahdliyin (warga Nahdlatul Ulama).
"Ya harus dimaafkan, kalau memang minta maaf," ujar Ma'ruf di kediamannya, Tanjung Priok, Jakarta, Selasa malam, 1 Januari 2017.
Pemberian maaf itu disampaikan Ma'ruf di sela kunjungan sejumlah tokoh ke kediamannya. Malam kemarin, Ma'ruf menerima sejumlah tokoh seperti Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Panglima Daerah Militer Jayakarta Mayor Jenderal Teddy Lhaksmana, dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Iriawan.
"Beliau mengunjungi saya silaturahmi. Saya merasa syukur bahagia," ucap Ma'ruf.
© Dream
Kedatangan para pimpinan keamanan dan penegakan hukum ini bermaksud membahas keutuhan negara dalam silaturahim tersebut. Ma'ruf menjelaskan Pangdam Jaya dan Kapolda Metro Jaya melaporkan situasi terkini di wilayah Ibukota.
"Beliau melaporkan keadaan, menyampaikan informasi baik-baik saja. Alhamdulillah keadaan memang tidak boleh dirusak, dijaga keutuhan negara dan bangsa. Ya, umat supaya tenang dan jangan terprovokasi," ucap dia.
Tetapi, Ma'ruf menampik dugaan pertemuan tersebut terjadi lantaran adanya ucapan kurang pantas dari Ahok kepada dirinya. Secara tegas, Ma'ruf menerangkap pertemuan itu hanyalah silaturahmi.
"Enggak ada (pembahasan permasalahan Ahok). Jangan dikait-kaitkan, ini hanya silaturahmi saja. Saya ditengok, saya kan orang tua, ditengokin oleh beliau-beliau ini," kata dia.
Senada dengan Ma'ruf, Iriawan menjelaskan pertemuan tersebut merupakan suatu jalinan silaturahmi saja. Tidak ada maksud lain.
"Kita silaturahmi saja, sama seperti Pak Kiai bilang," ucap Iriawan.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya