Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Rasulullah Muhammad SAW (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Ramadan merupakan bulan 'pesta' pahala. Umat Islam di dunia selalu merayakannya dengan penuh keceriaan dan berlomba-lomba memperbanyak pahala lewat amalan-amalan sholeh.
Di siang hari, ada kewajiban puasa. Di malam hari, ada banyak amalan sunah dengan pahala berlipat ganda seperti sholat Tarawih, membaca Alquran, memberi santunan, dan lain sebagainya.
Umat Islam banyak memanfaatkan Ramadan untuk menebus segala dosa. Hal ini wajar, mengingat Ramadan adalah bulan ditebarkannya pahala.
Rasulullah Muhammad SAW juga punya kebiasaan tertentu setiap kali Ramadan tiba. Apa saja itu?
Selama diangkat sebagai Rasul, Rasulullah menjalankan delapan kali puasa Ramadan 29 hari dan sekali puasa Ramadan 30 hari. Dalam sistem kalender Hijriah, usia rata-rata bulan adalah 29 hari dan terkadang ada 30 hari namun tidak pernah 31 hari.
Rasulullah selalu mengagungkan Ramadan baik sebelum maupun sesudah diangkat sebagai Rasul. Ketika belum menjadi Rasul, Rasulullah berkhalwat (mengasingkan diri) di Gua Hira selama sebulan penuh di saat Ramadan.
Di dalam Gua Hira, Rasulullah bermunajat kepada Tuhan. Kegiatan itu dilakukan Rasulullah sebelum menjadi Nabi sampai beberapa kali Ramadan sampai terbuka tabir yang menyelimuti hati dan pikirannya.

Dalam aktivitas berkhalwat itulah, datang Malaikat Jibril membawa wahyu pertama. Sejak saat itu, Rasulullah diangkat sebagai Rasul.
Ketika sudah menjadi Rasul, Rasulullah semakin giat beribadah di bulan Ramadan baik yang bersifat personal maupun sosial. Contohnya, menjalankan tadarus Alquran.
Setiap malam Ramadan, Malaikat Jibril selalu datang menemui Rasulullah. Rasulullah pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk tadarus Alquran di hadapan Malaikat Jibril.
Kegiatan itu terus dilakukan Rasulullah hingga beberapa kali Ramadan. Sampai pada suatu Ramadan, Rasulullah hendak melaksanakan i'tikaf terakhir dan berpesan kepada putrinya, Fatimah, bahwa Malaikat Jibril tidak akan datang pada Ramadan tahun depan.
Rupanya, pesan itu menjadi isyarat Rasulullah Muhammad SAW tidak akan bertemu dengan Ramadan. Benar saja, Rasulullah wafat ketika musim haji telah selesai.

Puasa dan Alquran, dua hal yang begitu melekat di bulan Ramadan. Dalam riwayat Imam Ahmad, puasa dan Alquran akan memberikan syafaat bagi orang yang mengerjakan dan membacanya.
Puasa dan Alquran akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata, " Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari." ?Alquran juga berkata, " Aku mencegahnya dari tidur di malam hari, maka kami mohon syafaat buat dia." Rasulullah bersabda, " Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat."
Masih ada amalan lain yang giat dilakukan Rasulullah ketika Ramadan yaitu sedekah. Bahkan dalam riwayat Imam Tirmidzi, Rasulullah bersabda sedekah terbaik adalah sedekah yang dilakukan di bulan Ramadan.

Selain itu, Rasulullah juga bersabda siapapun orang yang memberikan makan kepada orang yang sedang berpuasa maka akan mendapatkan pahala yang sama dengan orang yang berpuasa.
Tak hanya itu, Rasulullah juga rajin melaksanakan umroh Ramadan. Rasulullah juga bersabda, umroh di bulan Ramadan pahalanya seperti pahala haji.
Sumber: NU Online.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan