Dream - Seorang bayi berusia dua bulan di Tiongkok hampir kehilangan ibu jari tangan kirinya. Ini gara-gara bayi mungil jari itu terlilit sehelai rambut.
Rambut dari kepala ibunya itu melilit ibu jari bayi dengan kuat, sehingga bagian ujung jarinya itu membengkak.
Namun, bayi itu beruntung ketika dokter berhasil menemukan dan membuang rambut itu dalam sebuah operasi pada Jumat lalu. Sehingga jari bayi itu tidak perlu sampai terpotong.
Menurut Jiangsu TV, ibu itu yang dikenal sebagai Wang membawa bayinya ke Rumah Sakit Renci di Xuzhou pada 10 Februari lalu.
Wang mengatakan, bayinya itu terus menangis selama empat sampai lima hari. Tetapi dia tidak menyangka penyebabnya adalah rambutnya yang mengikat jari bayinya.
" Mungkin itu terjadi ketika saya memeluknya terlalu rapat. Saya tidak merasa dan saya juga tak memeriksa dengan rinci." kata Wang.
© Dream
Dream - Sehelai rambut Wang terikat di sekeliling ibu jari bayi tersebut selama beberapa hari sehingga menyebabkan aliran darah terhenti. Akibatnya jari bayi tersebut mengalami pembengkakan.
Dr Hu Jun Sheng menjelaskan, hal itu bisa menyebabkan jaringan tubuh mati hingga berujung pada pemotongan jari jika bayi terlambat dibawa ke dokter sehari saja.
" Jaringan lunak di ibu jari terkoyak, menyebabkan aliran darah perlahan ke ujung jari," tambahnya. Bayi itu kini dalam proses penyembuhan.
Dr Hu juga mengingatkan kepada ibu-ibu muda yang memiliki bayi agar memotong rambutnya pendek, atau mengikatnya untuk menghindari insiden yang sama.
Insiden ini dikenal sebagai Toe Tourniquet Syndrome, dan ia dapat terjadi pada bayi baru lahir karena setelah kehamilan, para ibu biasanya mengalami kerontokan rambut.
(Ism, Sumber: siakapkeli.my)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya