Rp 8,6 Triliun di Rekening PM Najib Hibah dari Bangsawan Saudi

Reporter : Ahmad Baiquni
Rabu, 27 Januari 2016 13:13
Rp 8,6 Triliun di Rekening PM Najib Hibah dari Bangsawan Saudi
Jaksa Agung Malaysia menyatakan uang yang masuk ke rekening pribadi Najib Razak adalah murni sumbangan, bukan suap.

Dream - Kasus skandal uang 2,6 miliar ringgit Malaysia atau Rp8,6 triliun di rekening pribadi Perdana Menteri Najib Razak memasuki babak baru. Jaksa Agung Mohamed Apandi Ali menyebut uang itu merupakan sumbangan. Bukan termasuk suap.

Jaksa yang diangkat oleh Najib menggantikan Abdul Gani Patail yang dipecat ini mengatakan, uang itu tidak ada hubungan dengan skandal suap. Padahal, jaksa agung sebelumnya menemukan indikasi suap di balik uang itu.

Apandi pun mengatakan uang itu telah dikembalikan kepada pendonor, yang merupakan seorang hartawan di lingkungan Kerajaan Arab Saudi. Tetapi, dia tidak menyebutkan untuk apa dana itu disumbangkan oleh bangsawan Arab Saudi secara pribadi kepada Najib.

Apandi mengklaim, telah menggelar penyelidikan atas uang itu. Hasilnya, uang yang masuk ke rekening pribadi Najib berasal dari sumbangan pribadi keluarga Kerajaan Arab Saudi.

Sementara, Kerajaan Arab Saudi tidak memberikan penjelasan terkait dana yang disebut sebagai hibah itu. Sementara Najib mendesak negaranya segera menyelesaikan gangguan yang tidak diinginkan.

Najib sendiri telah menyatakan bantahannya atas dugaan suap itu. Menurutnya, Jaksa Agung telah melakukan penyelidikan dengan cukup baik.

" Temuan yang disertai penyelidikan oleh instansi terkait, dan dia (Jaksa Agung) telah membenarkan apa yang telah saya nyatakan selama ini. Tidak ada kejahatan sama sekali," kata Najib.

Sejumlah tokoh UMNO, partai yang menyokong pemerintahan Najib menyebut uang itu berasal dari seorang donor di kawasan Timur Tengah, yang tidak disebutkan namanya. Uang itu digunakan Najib untuk kepentingan kampanye saat mencalonkan diri pada 2013 lalu.

(Ism, Sumber: telegraph.co.uk)

Beri Komentar