Viral, Plasma Antibodi Penyintas Covid-19 Diperjualbelikan. (Foto: Unsplash.com)
Dream - Universitas Brigham Young di Idaho, Amerika Serikat, telah meluncurkan penyelidikan terhadap klaim bahwa beberapa mahasiswanya sengaja menginfeksi dirinya dengan Covid-19.
Setelah terinfeksi, mereka kemudian akan menjual plasma antibodi mereka yang diklaim kebal Covid-19 untuk mendapatkan uang.
Para pejabat di Universitas Brigham Young mengutuk keras perilaku yang dituduhkan kepada para mahasiswanya tersebut.
Mereka berjanji akan menindak siapa pun yang terbukti menginfeksi dirinya dengan virus menular secara sengaja.
Universitas mendesak para mahasiswa agar tidak menempatkan diri mereka sendiri dan orang lain terhadap risiko kesehatan, karena tidak sebanding dengan uang yang diperolehnya.
" Penularan dan penyebaran Covid-19 bukan masalah sepele. Sikap abai yang sembrono terhadap kesehatan dan keselamatan pasti akan menyebabkan masalah baru dan jatuhnya korban di komunitas kita," tulis universitas di situs resmi mereka.
" Jika mahasiswa mengalami masalah (keuangan), BYU-Idaho siap membantu. Tidak perlu mengorbankan kesehatan atau keselamatan untuk mendapatkan uang," tambahnya.
Beberapa surat kabar berita lokal Idaho telah mengidentifikasi beberapa pusat donasi yang bersedia membayar untuk mendapatkan plasma antibodi penyintas Covid-19.
Salah satunya yang berada dekat dengan universitas, yang mengklaim akan membayar penyintas Covid-19 US$ 100 (hampir Rp1,5 juta) per kunjungan 'sebagai ucapan terima kasih khusus' karena 'menyelamatkan nyawa selama pandemi'.
Sementara pusat donasi yang berada di lokasi lainnya dilaporkan membayar US$200 (hampir Rp3 juta) untuk setiap dua kali kunjungan pertama para pendonor.
Menurut pengawas obat dan makanan AS FDA, plasma dari orang yang sembuh dari COVID-19 'mungkin efektif dalam mengobati pasien lainnya'. Manfaat tersebut bahkan jauh lebih besar daripada risikonya.
Hingga Selasa lalu, Universitas BYU-Idaho telah mengonfirmasi sebanyak 119 mahasiswa dan 20 karyawan yang positif Covid-19.
Sumber: OddityCentral.com
Advertisement

Anak Laki-Laki dan Perempuan Harus Diasuh Berbeda? Ini Penjelasan Psikologi Anak

Kulit Kering dan Gatal atau Eksim? Kenali Perbedaannya Sebelum Memilih Pelembap

Penelitian Ungkap Mengapa Otak dengan ADHD Mungkin Lebih Kreatif?

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara

Oli Palsu Marak, QTRUST Hadirkan SeQure untuk Cek Keaslian Produk

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Duduk Terlalu Lama Bisa Tingkatkan Risiko Kematian akibat Kanker, Ini Temuan Penelitiannya