Ilustrasi
Dream - Seorang wanita Inggris, Susan Brown, 65 tahun berenang menuju kapal pesiar untuk mencari suaminya. Dia kemudian diselamatkan oleh nelayan setelah empat jam di laut.
Brown tengah berlibur bersama suaminya di Pulau Madeira, Portugal. Seharusnya, mereka pulang menggunakan kapal pesiar Marco Polo menuju Inggris.
Mereka memutuskan untuk pulang lebih cepat menggunakan pesawat terbang lantaran kapal tersebut terhenti lebih dari sehari di Madeira. Tetapi, keduanya sempat berdebat hingga putus asa.
Kepada polisi setempat, Brown mengaku terpisah dengan suaminya saat berada di bandara yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan. Sepintas, Brown melihat suaminya sudah berada di atas kapal sehingga memutuskan untuk berenang.
Tetapi, upayanya sia-sia. Lantaran usianya yang tidak muda, Brown kelelahan dan berhenti terombang-ambing di lautan selama empat jam dan diselamatkan oleh nelayan.
Dia lalu dibawa ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan. Mengetahui kesulitan Brown, polisi segera melacak keberadaan suaminya dan diketahui sang suami sudah terbang ke Bristol.
" Brown hanya membawa sebuah tas ketika nelayan setempat mendatanginya di perarian Atlantik lepas tengah malam," ujar Syahbandar Pelabuhan Funchal di Madeira, Felix Marques.
Padahal, temperatur di perairan kawasan utara Afrika saat itu 18 derajat Celsius. Brown segera dibawa ke rumah sakit karena mengalami hypotermia.
Sumber: emirates247.com
Advertisement
Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif

Perusahaan Milik Orang Terkaya Indonesia Bakal Rekrut 1.000 Pegawai Baru

Sempat Terpeleset 20 Menit, IHSG Bergerak Menguat di Paruh Pertama Perdagangan

Sosok 2 Orang Terkaya Indonesia yang Masuk Wantimpres Presiden Prabowo


5 Cara Membantu Tubuh Mengeluarkan Mikroplastik, Bisa Dimulai dari Konsumsi Makanan Bergizi

Alkimia: Ilmu Kuno yang Dipelajari Berabad-Abad, Adakah Hubungannya dengan Kimia Modern?

Teh Panas atau Es, Mana yang Lebih Banyak Mengandung Antioksidan?

Benarkah Uang Bisa Membeli Kebahagiaan? Studi Ungkap Jawabannya Tak Sesederhana Itu


Bahlil Lahadalia: Dulu Sopir Angkot, Kini Setir Dua Pos Menteri
