Advertisement
Ketika dia bebas dari bui penjara, dia kebingungan menyaksikan perubahan dunia yang sedemikian canggih.
Pria ini menyusun daftar biaya yang sangat terperinci yang dikeluarkan saat berkencan dengan seorang wanita yang telah putus dengannya.
Sehari-hari, pria ini memakai 10 cincin emas, 30 gelang emas, dan lebih dari selusin kalung setiap kali ia ke luar rumah
Namun yang mencurigakan, pemadaman listrik tersebut hanya terjadi beberapa jam setelah matahari terbenam.
Pengemis ini mampu kumpulkan uang untuk membeli motor sepeda (moped), sebagai hadiah untuk istri tercinta.
Tahun ini akan menjadi upayanya yang ke-26 untuk mengikuti ujian masuk universitas.
Wanita ini tidak bisa duduk selama 30 tahun karena penyakit langka
Sanjeev Prasad dan Sadhana Prasad terpaksa menempuh jalur hukum agar putra dan menantunya segera memberikan cucu dalam waktu satu tahun.
Untuk stoples kentutnya, ia jual dengan harga US$100 (Rp1,45 juta), dan sebesar US$50 (Rp727 ribu) untuk keringat kakinya.
Simak bagaimana cara wanita tersebut menghemat uang di sini.
Mengumpulkan sampah botol bisa dijadikan pendapatan tambahan, lho.
Sehari-hari bisa mendapat puluhan juta
Diputusin sepihak lalu diblokir.
Perhiasannya kayak toko emas berjalan.
Gemma menghindari memotret diri sendiri, pernikahannya hancur, bahkan ia tidak bisa melihat dirinya sendiri dan tidak ingin suaminya melihat dirinya.
Begini aksi Nurhalisa saat angkat semen.
Ini ceritanya.
"Kurang canggih, nih".
Jodoh karena terlalu sering COD dirasakan oleh kedua sejoli, pasangan dari Malaysia, Muhammad Hafiz Mohd Yusof dan Khalisa Faroladras.
Anak-anak dari Badui luar, dikatakan sudah kebal sejak kecil sehingga kulitnya tak tembus jarum suntik.
Ingin Rutin Ikut Turnamen Padel Jakarta Tapi Masih Main Sendiri? Prio Padel Club Bisa Jadi Jawabannya
Upgrade Gaya Hidup Digitalmu dengan eSIM XL PRIORITAS, Pilihan Premium Masa Kini
Ibadah Lancar, Komunikasi Aman: Tips Itinerary Umroh & Internet Hemat
Liburan Akhir Tahun Keliling Dunia Tanpa Ribet? Nikmati Internet Unlimited Luar Negeri dengan XL PRIORITAS
Bencana di Sumatera Sebabkan Krisis Air Bersih bagi Warga Terdampak