Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Para ilmuwan di Manchester, Inggris, baru saja mengaktifkan `otak` buatan terbesar di dunia. Otak buatan itu berupa komputer super dengan satu juta prosesor dan 1.200 papan sirkuit yang saling terhubung satu sama lain mirip otak manusia.
Komputer yang dibangun selama 10 tahun itu diklaim sebagai komputer neuromorfik di dunia. Para pembuat menjuluknya Dubbed Spiking Neural Network Architecture atau SpiNNaker.
Anggota proyek pengembangan SpiNNaker ini, Steve Furber, menyebut komputer yang ditempatkan di University of Manchester, Inggris, ini " memikirkan ulang cara kerja komputer biasa."
" Tugas utamanya yaitu mendukung model otak parsial, misalnya model korteks, ganglia basal, atau jaringan neuron yang spesial," kata Furber kepada Live Science, Senin, 26 November 2018.
Sejak April 2016, SpiNNaker telah menyimulasikan aktivitas neuron menggunakan 500 ribu prosesor inti. Dengan dukungan European Union's Human Brain Project, proyek ini merupakan usaha untuk membangun kecerdasan manusia buatan. SpiNNaker berusaha membangun model otak manusia.
Otak manusia memiliki sebanyak 100 miliar neuron secara simultan dan mengirimkan sinyal ke ribuan tujuan. Meski begitu, Furber optimistis komputer ini dapat memodelkan jaringan otak manusia.
" SpiNNaker, saya yakin, mampu memodelkan jaringan saraf spiking yang lebih besar dalam waktu nyata biologis ketimbang mesin lainnya," ujar dia.
Sebelumnya, dengan 500 ribu prosesor, SpiNNaker mampu memodelkan sebanyak 80 ribu neuron di otak. SpiNNaker berhasil menyimulasikan basal ganglia, area otak yang disebabkan Parkinson, kondisi ini menjadi petunjuk untuk mempelajari kemampuan komputer.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya