Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Perusahaan gadget terkemuka, Samsung Electronics, menyampaikan permohonan maaf secara terbuka. Hal ini terkait kasus meninggalnya karyawan bagian pembuatan chip akibat terpapar kanker.
Ayah karyawan 22 tahun yang meninggal itu akhirnya bisa duduk bersama dengan Co-President Samsung, Kim Ki-nam, pada Jumat pekan lalu. Keduanya menandatangani kesepakatan bersama penyelesaian resmi kasus tersebut.
" Kami dengan tulus memohon maaf kepada para pekerja yang menderita penyakit dan keluarga mereka. Kami gagal mengelola risiko kesehatan pada pabrik semikonduktor dan LCD," ujar Ki-nam, dikutip dari Asia One.
Kasus ini sempat terbengkalai dan Samsung sempat enggan bertanggung jawab. Karyawan yang mengidap kanker setelah bekerja di pabrik Samsung semakin banyak, namun tidak ada perhatian dari Samsung.
Kelompok pembela hak buruh mencatat sedikitnya 240 karyawan Samsung di pabrik produksi semikonduktor yang terpapar penyakit. Sebanyak 80 persen dari jumlah tersebut, kebanyakan adalah wanita, meninggal dunia.
Setelah bertahun-tahun, Samsung akhirnya bersedia memberikan kompensasi kepada karyawan. Jumlah mencapai 150 juta won, setara Rp1,9 miliar, untuk masing-masing kasus.
Kompensasi tersebut mencakup 16 jenis kanker, beberapa penyakit langka, keguguran, serta penyakit bawaan yang diderita anak-anak dari para karyawan. Kompensasi diberikan kepada karyawan yang bekerja mulai 1984.
Skandal ini mulai terkuak pada 2007. Saat itu, mantan pekerja bagian semikonduktor di pabrik Suwon, meninggal akibat terpapar kanker komplikasi.
Kasus ini sempat masuk pengadilan dan Samsung sudah dinyatakan bersalah. Tetapi, baru pada Jumat pekan lalu Samsung menjalankan putusan pengadilan tersebut.
Perwakilan pekerja dan keluarga, Hwang Sang-ki, yang menandatangani kesepakatan tersebut, mengaku senang Samsung memenuhi janji kepada putrinya yang meninggal akibat leukimia. Tetapi, dia mengaku sebenarnya permintaan maaf Samsung sulit diterima.
" Permintaan maaf secara jujur tidak cukup bagi keluarga korban, tetapi kami berusaha menerimanya," kata Sang-ki.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya