Pengguna Diingatkan Bahaya Panen Data oleh Microsoft

Reporter : Maulana Kautsar
Sabtu, 24 November 2018 14:25
Pengguna Diingatkan Bahaya Panen Data oleh Microsoft
Microsoft mendapati tuntutan hukum.

Dream - Para pengguna Microsoft diminta hati-hati. Baru-baru ini, Microsoft ketahuan menggunakan metode pengumpulan data pengguna.

Berdasarkan keterangan Tech Radar, Pemerintah Belanda menyelidiki metode pengumpulan data telemetri yang dilakukan Microsoft melalui Microsoft Office dan Windows 10. Cara ini disebut melanggar hukum perlindungan data Belanda.

Temuan laporan itu menyoroti delapan risiko perlindungan data karena berlangganan ProPlus Office 2016 dan Office 365. Termasuk penyimpanan tidak sah dari data dan metadata sensitif yang berjangka.

Para peneliti juga mendapat temuan Microsoft mengkategorikan diri sebagai pengolah data. Padahal, Microsoft seharusnya menjadi pengontrol bersama.

Para peneliti menjelaskan Microsoft secara metodis mengumpulkan data tentang bagaimana individu menggunakan Word, Excel, dan PowerPoint tanpa terlebih dahulu memberi tahu pengguna. Microsoft juga tidak memberi mereka pilihan untuk keluar dari pengumpulan data tersebut..

Fakta lain yang ditemukan yaitu Microsoft juga secara rutin mengirim data ke Amerika Serikat (AS). Hal ini juga dianggap menimbulkan kekhawatiran serius.

Pejabat Belanda khawatir data sensitif pemerintah telah dikumpulkan dan kemudian dikirim ke server di AS. Dengan demikian, penyitaan atau permintaan penyitaan harus tunduk dengan penegakan hukum AS.

Microsoft dan Belanda telah membuat kesepakatan mengenai kasus kebocoran data pengguna ini. Pada 26 Oktober 2018, Microsoft telah setuju melaporkan secara teratur temuan kebocoran data tersebut.

" Microsoft telah setuju untuk melaporkan secara teratur kemajuannya. Jika kemajuan dianggap tidak cukup atau jika perbaikan yang ditawarkan tidak memuaskan, SLM Microsoft Rijk akan mempertimbangkan kembali posisinya dan dapat meminta Otoritas Perlindungan Data untuk melakukan konsultasi sebelumnya dan menerapkan langkah-langkah penegakan hukum."

Atas kasus ini, Pemerintah Belanda berencana menjatuhkan sanksi terhadap Microsoft.

Beri Komentar