Siapkan Rp50 M, Menpora Ingin eSports Masuk Kurikulum Sekolah

Reporter : Maulana Kautsar
Rabu, 30 Januari 2019 19:01
Siapkan Rp50 M, Menpora Ingin eSports Masuk Kurikulum Sekolah
Untuk menggelorakan eSports di Tanah Air, pemerintah akan menggelar kejuaraan Piala Presiden eSport 2019.

Dream - Perkembangan dunia elektronik sport (eSport) di dunia berkembang dengan pesat. Kejuaraan bergengsi di level internasional sudah mematok hadiah hingga jutaan dollar.

Tak ingin tertinggal, Presiden Joko Widodo mendorong para atlet gim di Indonesia dengan kejuaraan Piala Presiden eSport 2019. Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi menilai fenomena eSports merupakan salah satu tanda bahwa zaman terus bergerak maju.

“ Dahulu, main game hanya dianggap membuang-buang waktu, tetapi kini bisa menjadi karier dan bahkan membawa nama Indonesia di level internasional,” kata Imam, dikutip dari laman resmi Kantor Staf Presiden, Rabu, 30 Januari 2019.

Imam memaparkan, para pemain eSport terdiri kaum milenial. Sebanyak 72 persen berusia 16 hingga 34 tahun. Sementara itu, sebanyak 1 dari 3 penggemar e-Sports berumur 20-25 tahun.

Kegemaran para pemain eSport juga berlaku di kantornya. Setiap malam ia heran melihat staf kantornya masih kerap berkumpul padahal pekerjaan sudah selesai.

“ Mereka begitu khidmat dan khusyuk menatap ponselnya bersama-sama. Rupanya lagi Mabar, main bareng, untuk memperbaiki ranking masing-masing,” ucap dia.

Presiden IESPL Giring Ganesha mengungkapkan, Presiden Joko Widodo secara langsung menginspirasi kompetisi ini dan menginginkan kemajuan ekosistem sSports. Giring memaparkan, saat ini ada 50 juta pemain video game di seluruh Indonesia.

“ Perkembangan pesat ini tak lepas dari stabilnya jaringan internet di Indonesia dan meluasnya transaksi secara daring sebagai bukti pertumbuhan ekonomi digital kita,” katanya.

Turnamen regional di delapan daerah berlangsung di Palembang Sport Convention Center dan Bali Galeria Shopping Center 9-10 Februari 2019, Surabaya Town Square dan Trans Studio Mall Makassar, 16-17 Februari 2019, The Park Mall Solo dan Manado Town Square, 23-24 Februari 2019, Aston Pontianak dan Sumarecon Mall Bekasi 2-3 Maret 2019.

Rencananya Piala Presiden eSport 2019 akan digelar di delapan daerah. Permainan yang akan dilombakan yaitu gim Mobile Legends.

Babak kualifikasi diikuti 512 pemain dari masing-masing regional. Selanjutnya, tim terbaik dari delapan kota itu akan mengikuti bootcamp dengan pelatih dan manajer ahli IESPL.

Setelah itu, mereka yang lolos akan bersaing di babak Grand Final Piala Presiden eSport 2019 di Istora Senayan, Jakarta pada akhir Maret 2019.

Pada bagian lain, Imam seperti dikutip dari laman Liputan6.com mengutarakan harapannya agar suatu saat eCports dapat dimasukkan dalam kurikulum sekolah khususnya sekolah menengah atas hingga perguruan tinggi. Dengan sistem ini diharapkan akan lahit atlet-atlet eSports masa depan.

" Ini bukan semata-mata gim, ini olahraga karena butuh pendamping nutrisi dari psikologi sampai fisik. Karena saat bermain tidak hanya satu jam tapi berjam-jam," tuturnya.

Lebih lanjut Imam menuturkan pihaknya juga mendorong pengembangan esports di sekolah menengah dengan menyiapkan anggaran khusus. Dana yang disiapkan mencapai Rp 50 miliar dan digunakan untuk membuka kesempatan adopsi esports di sekolah-sekolah.

" Sekolah nanti harus memberikan kelonggaran bagi pelajar yang memang menaruh perhatian di esports," tuturnya menjelaskan. Rencananya, penggunaan dana ini akan dimulai usai Piala Presiden Esports 2019 selesai digelar.(Sah)

Beri Komentar
Ma'ruf Amin Sebut Standar Halal Indonesia Jadi Contoh Dunia