Desa Oymyakon, Rusia (Foto: Ngebro.com)
Dream - Kita patut bersyukur karena terlahir sebagai orang Indonesia dan tinggal di negara beriklim tropis ini. Kita tak perlu mengalami kedinginan yang ekstrem hingga tubuh menggigil. Juga tidak perlu repot-repot mempersiapkan berlapis-lapis pakaian untuk menghadapi musim dingin.
Tapi pernah membayangkan nggak sih bagaimana rasanya tinggal di tempat yang super dingin dengan suhu ekstrem? Bahkan suhunya sampai minus puluhan derajat celcius.
Ini dialami oleh masyarakat yang tinggal di sebuah desa terdingin di dunia bernama Oymyakon. Desa yang terletak di Rusia ini, suhu terendahnya bisa mencapai -71,2 derajat celcius. Dinginnya kebangetan!
Awalnya, pada tahun 1920 dan 1930-an, desa ini hanya merupakan tempat persinggahan para penggembala rusa yang akan memberi minum binatang ternak mereka dari sumber air panas. Namun pemerintah Soviet kemudian menjadikan desa ini tempat tinggal permanen sebagai upaya untuk mengurangi populasi masyarakat nomaden.
Sekarang, Desa Oymyakon telah ditinggali oleh sekitar 500 penduduk. Menariknya, nama " Oymyakon" memiliki arti 'air yang tidak beku' karena tidak jauh dari desa ini terdapat sumber mata air panas. Tetapi faktanya, kawasan ini adalah kawasan beku dengan temperatur yang sangat rendah.
Hal lain yang menarik dari desa ini adalah masyarakatnya yang sangat terbiasa dengan suhu ekstrem. Mereka bisa melakukan aktivitas harian tanpa merasa terganggu, meski udara dingin senantiasa menyelimuti desa ini.
Bahkan sekolah-sekolah di Oymyakon hanya tutup jika temperatur jatuh hingga di bawah -52 derajat celcius. Duh... gimana bisa berkonsentrasi belajar di tengah udara dingin yang menusuk ya?!
Cerita selengkapnya tentang desa terdingin di dunia ini, bisa kamu simak di sini.