Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
William Lin, Saat 6 Tahun Bersama Ayam Kesayangannya Ji Ji (Foto: World Of Buzz)
Dream - Banyak orang punya keterikatan emosi dengan hewan peliharaan. Seandainya hewan tersebut tersakiti, si pemilik akan resah dan bersedih hati.
Tetapi, ada kisah unik yang dialami William Lin. Cerita itu dibagikan ke Facebook. Lin mengalami kondisi berat karena harus mengetahui hewan kesayangannya masuk ke dalam perutnya.
Lin mengatakan, menjadikan ayam sebagai hewan peliharaan saat berusia enam tahun. Layaknya kucing atau anjing, ayam itu kerap diajak bermain bersama.
Lin bahkan memberi ayam tersebut nama, Ji Ji. Pemberian nama ini membuat Li menyesal di kemudian hari.

Curahan hati Lin mengenai ayam kesayangannya (World of Buzz)
Kisah kesedihan Lin terjadi. Pada suatu hari sepulang sekolah, Ji Ji sudah tak ada.
"Aku bertanya ke orang tuaku, di manakah ayam pejantan itu pergi. Mereka mengatakan ayam itu sedang tidur siang (bodohnya aku percaya alasan ini)" tulis Lin, dikutip dari World of Buzz, Senin 25 Februari 2019.
Lin tak lagi mencari ayam itu. Dia kemudian beraktivitas hingga makan malam bersama keluarga. Saat makan malam inilah, dia menemukan makanan favoritnya: sup ayam.
"Kami akhirnya makan sup ayam untuk makan malam (yang ironisnya makanan favorit saya tumbuh dewasa). Sekali lagi, saya berusia enam tahun dan saya adalah anak yang cukup bodoh, jadi saya tidak bisa menghubungkan tiap titik," ucap dia.
Setelah makan malam, Lin kembali bertanya ke orangtuanya. Dia ingin tahu keberadaan Ji Ji dan apakah ayam itu sudah selesai dengan tidur siangnya.
"Mereka berkata 'dia tidak enak badan, saya tidak berpikir dia akan bangun dalam waktu dekat`," ujar dia.
Setelah makan malam, orang tuanya mengisyaratkan kepadanya untuk tidak terlalu khawatir mengenai kondisi ayam itu. Orang tua Lin mungkin tak ingin membuat anaknya kecewa, namun masalah lain tiba.
“Kakek nenek saya menarik saya ke samping dan mengatakan yang sebenarnya. Saya akhirnya menangis selama lima hari karena saya kehilangan hewan peliharaan atau teman saya. Itulah mengapa aku punya masalah dengan rasa percaya," ucap dia.

William Lin, saat 6 tahun bersama ayam kesayangannya Ji Ji (Foto: World of Buzz)
Tak hanya kisah Lin yang tragis. Beberapa orang yang membalas komentar Lin tampaknya juga punya masalah yang sama.
"Aku memelihara seekor kambing peliharaan, lalu 'lari dari rumah', dan kemudian keluargaku makan kari kambing untuk makan malam," kata seorang warganet.
"Ini terjadi dengan kura-kura peliharaanku, Bubbles. Ketika ibuku tidak mau merawat Bubbles, dia memberikan kura-kura itu kepada sahabatnya (juga Asia). Dia mengatakan bahwa temannya akan memberi Bubbles rumah yang bagus, tetapi yang akhirnya terjadi adalah Bubbles dijadikan sup kura-kura.”
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Apa yang Terjadi Jika Semua Hutan di Bumi Hilang? Bukan Cuma Hewan, Kehidupan Manusia Ikut Terancam

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya
