Air Mata Bayi di Luar Nikah Itu Meleleh Saat Ditinggal Ibunya

Reporter : Sandy Mahaputra
Jumat, 24 Juni 2016 05:01
Air Mata Bayi di Luar Nikah Itu Meleleh Saat Ditinggal Ibunya
Tak disangka, air mata meleleh perlahan di sudut mata bayi tersebut meski sedang tidur.

Dream - Biasanya orangtua akan menempatkan anak gadis mereka yang terlanjur dan hamil di luar nikah di rumah perlindungan Baitus Solehah, Malaysia. Tujuannya adalah supaya anak mereka itu mendapat perlindungan yang sebaiknya selama masa kehamilan.

Tentu saja orangtua menginginkan anak mereka itu dibimbing supaya bertobat dan berubah. Kemudian, setelah selesai melahirkan anak barulah mereka dijemput pulang ke rumah dan sebagainya.

Namun begitu, tidak semua orangtua dapat menerima cucu yang baru dilahirkan oleh anaknya itu. Ini karena banyak orangtua khawatir martabat keluarga tercemar dan menjadi bahan gunjingan masyarakat sekitar.

Jadi, banyak yang mengambil jalan mudah dengan memisahkan ibu dan bayi yang baru lahir itu. Salah satu caranya dengan menyerahkannya ke keluarga angkat atau kepada pihak lain.

Banyak orangtua yang hanya mau mengambil anaknya saja tapi meninggalkan cucunya. Nenek yang datang, jangankan memeluk atau menyentuh cucunya, menengok saja tidak.

Kasihan, bayi-bayi ini tidak bersalah. Tidak tahu dosa yang diperbuat ibu-bapaknya. Tetapi tidak punya hak untuk mendapatkan pelukan dan kasih sayang dari keluarga ibu-bapaknya.

Sebagaimana yang dialami oleh seorang ibu muda berikut ini. Ia terpaksa meninggalkan bayinya kepada pihak Baitus Solehah karena menuruti kehendak keluarga.

Ketika mau berangkat meninggalkan anaknya yang baru berusia satu bulan, si ibu ini menciumnya.

Tak disangka, air mata meleleh perlahan di sudut mata bayi itu meski sedang tidur. Bayi ini seolah-olah mengerti, dia bakal berpisah dan ditinggalkan oleh ibunya.

Sebulan bayi ini dibelai kasih dan sayang oleh ibunya, namun hari ini dia harus dipisahkan. Sang ibu dibawa pergi oleh nenek pulang ke rumah sementara dia harus tinggal tanpa belaian kasih sayang orangtuanya. Alangkah menyedihkan ketika mengetahui kondisi bayi tersebut.

(Ism, Sumber: Ohbulan.com)

1 dari 3 halaman

Foto Bayi Dipeluk Sarung Tangan Ayah Ini Simpan Kisah Haru


Dream -
 Sebuah foto bayi yang tengah dipeluk sepasang sarung tangan sang ayah membuat jagat maya menangis. Pelukan itu menyimpan kisah harus yang bakal membuat kamu menangis.

Little Aubrey terlihat sedang tersenyum saat dia tertidur bahagia di atas sarung tangan sang ayah. Sebuah helm tampak di belakang tubuh bayi mungil itu.

Namun itu hanya pelukan yang bisa dirasakan Audrey. Hector Daniel Ferrer Alvarez, sang ayah, secara tragis meninggal setelah menjadi korban penembakan di Florida, sepekan sebelum Audrey kecil melihat dunia.

Digambarkan sebagai sosok yang penuh cinta, pria berumur 25 tahun ini biasa naik motor bersama tunangannya, Kathryn William.

Meski jadwal pernikahan sudah ditentukan sepekan sebelum kelahiran Audrey, Hector meninggal dunia sebelum pelaminan itu berdiri.

Tanpa pernikahan yang sah, Kathryn yang seharusnya dianggap sebagai seorang janda, tak bisa mendapatkan sesuatu dari kisah tragisnya.

Untuk meringankan beban keluarga Kathryn, sebuah situs Gofundme dibuat untuk membantu bayi mungil tersebut.

" Sungguh menyedihkan, dia dan keluarga barunya membantah masa depan anaknya ketika seseorang yang dianggap temannya, justru merenggut nyawanya beberapa bulan sebelum Aubrey lahir," katanya.

Sumbangan ini nantinya akan digunakan untuk biaya day care, asuransi kesehatan, dan biaya kuliah.

(Ism, sumber: metro.co.uk)

2 dari 3 halaman

Astaghfirullah, Bayi Meninggal karena Petugas Izin Makan Dulu

Dream - Seorang bayi laki-laki berusia 6 bulan harus meregang nyawa hanya karena alasan sepele. Bayi itu meninggal lantaran menunggu petugas ambulans yang sedang makan siang.

Awalnya, bayi bernama Kyran Day tersebut didiagnosa mengidap gastroenteritis oleh dokter di sebuah rumah sakit di Australia. Tetapi, selama 20 jam setelah diperiksa oleh dokter tersebut, kondisi bayi itu tidak juga membaik.

Ternyata, diagnosa tersebut keliru dan bayi itu benar-benar mengidap infeksi usus. Dia harus segera dibawa ke rumah sakit anak Sidney menggunakan ambulans.

Orangtua bayi itu segera menghubungi rumah sakit agar mengirimkan ambulans. Namun ambulans pertama harus dibatalkan lantaran petugas tengah makan siang.

Mereka lalu kembali memesan ambulans. Lagi-lagi pemesanan itu gagal lantaran ambulans yang akan dikirim tengah membawa pasien dan kru mengatakan butuh makan sebelum berkendara selama dua jam menuju Sidney.

Akhirnya, masalah kembali muncul saat ambulans membawa bayi tersebut. Di tengah jalan, bayi tersebut harus dialihkan ke ambulans lain lantaran tidak bisa bernapas dengan benar. Ini terjadi dalam kurun waktu empat jam sebelum bayi itu menjalani operasi.

Sesampai di rumah sakit, bayi itu segera dioperasi. Sayangnya, dia meninggal lantaran otaknya kekurangan oksigen.

Insiden ini terjadi pada 2013 dan ramai menjadi perbincangan di media sosial. Hingga saat ini, orangtua si bayi itu terus menuntut keadilan.

Sumber: emirates247.com

3 dari 3 halaman

Masya Allah, Bayi Ini Lahir dengan 15 Jari Tangan

Dream - Seorang bayi mungil yang berumur tiga bulan, terlahir dengan kondisi fisik berbeda. Bayi yang dipanggil Hong Hong ini memiliki 15 jari tangan dan 16 jari kaki.

Bayi malang ini berasal dari keluarga yang sederhana. Kedua orang tuanya merupakan pekerja imigran dari desa Zhongping, Pingjiang, Hunan, Tiongkok Tengah.

Dilihat dari kacamata medis, anak ini menderita kelainan fisik langka yang disebut polydactyl.Istilah ini mengacu kepada anomali fisik bawaan yang terjadi pada manusia, anjing, dan kucing.

Pengidap kelainan fisik ini akan memiliki jari tangan dan kaki yang lebih banyak. Tapi, anehnya, Hong Hong tak punya jempol pada kedua telapak tangannya.

Lalu, bagaimana keadaan Hong Hong selanjutnya? Baca selengkapnya di sini. (Ism) 


Kirimkan blog atau website kamu ke komunitas@dream.co.id, dengan syarat dan ketentuan sebagai berikut:

1. Lampirkan satu paragraf dari konten blog/website yang ingin dipublish
2. Sertakan link blog/web
3. Foto dengan ukuran high-res (tidak blur)

Beri Komentar