Usai Dimasuki Babi Hutan, Begini Kondisi Masjid Sungai Pelong

Reporter : Maulana Kautsar
Kamis, 8 Maret 2018 15:15
Usai Dimasuki Babi Hutan, Begini Kondisi Masjid Sungai Pelong
Masjid perlu mengeluarkan biaya penggantian karpet sebesar RP119 juta.

Dream - Penjaga Masjid Sungai Pelong di Sungai Buloh, Malaysia, mengganti karpet di tempat ibadah itu setelah dimasuki babi pada Selasa 6 Maret 2018. Beberapa bagian di masjid itu harus dibersihkan karena terkena najis.

" Sejauh ini, separuh bagian masjid terkena najis dan butuh dibersihkan sebelum dapat digunakan kembali. Hanya bagian tertentu dari tembok dan lantai yang dibersihkan dan disertu," ucap penjaga masjid, Hussin Rani.

Babi hutan itu masuk ke masjid saat 50 orang melakukan sholat Maghrib berjemaah. Untuk mengeluarkan babi itu, para jemaah dibantu personel Pemadam Kebakaran, Dinas Perlindungan Satwa Liar dan Hutan Negara, serta Majelis Ulama Negeri Selangor.

 Warga membersihkan karpet bekas injakan babi liar

Akibat peristiwa ini, para jemaah harus bergotong royong membersihkan masjid. Permadani masjid itu nantinya juga akan diganti.

" Untuk mengganti karpet baru itu, butuh dana sebesar RM34.000 (setara Rp119 juta)" ucap dia.

 Warga membersihkan karpet bekas injakan babi liar

Sementara itu, tambah Hussin, seorang jemaah menjadi korban serangan babi hutan. Tetapi, kata Hussin, jemaah itu hanya mengalami luka ringan.

" Saya bersyukur tidak ada cidera serius yang dialami jemaah masjid," kata dia. Pembersihan masjid itu dipantau langsung oleh Majelis Ulama Negeri Selangor. Babi itu akhirnya ditembak mati.

 Warga membersihkan karpet bekas injakan babi liar

Untuk menjalankan sholat, para jemaah diminta untuk menggunakan ruangan yang tak terkena jejak babi hutan. " Kami berharap dapat menggunakan masjid itu kembali pada esok pagi hari," ucap dia.

[crosslink_1]

1 dari 2 halaman

Lukai Jemaah

Dream - Jemaah Masjid Sungai Plong di Sungai Buloh, Selangor, Malaysia dikejutkan oleh kemunculan babi hutan pada Selasa Maghrib waktu setempat. Tidak sekadar melintas, babi hutan atau celeng itu sampai masuk ke dalam masjid.

Di dalam masjid, warga sekitar sedang berkumpul usai melaksanakan Sholat Maghrib berjemaah. Babi hutan yang terluka itu sempat menyeruduk seorang jemaah yang sedang Sholat Sunah Ba'diah Maghrib.

Kemunculan babi hutan di dalam masjid itu seketika membuat heboh seluruh Malaysia. Apalagi berita ini kemudian viral di media sosial.

Awalnya, babi hutan itu berada di halaman masjid. Lantaran panik, beberapa jemaah yang masih ada di luar berusaha berlari masuk ke dalam masjid. Celeng itu malah mengejar para jemaah sampai ke dalam masjid.

Hewan haram dan najis semakin mengganas ketika masuk ruang sholat. Dia lalu menyeruduk salah satu jemaah hingga terluka.

2 dari 2 halaman

Berhasil Dilumpuhkan dengan Senapan

Imam Pertama Masjid Sungai Plong, Ungku Ahmad Hazwan bin Ungku Kamarudin, mengatakan saat kejadian sebagian jemaah berusaha menyelamatkan diri. Ada pula yang mencoba mengeluarkan hewan tersebut dari ruang sholat.

" Hewan itu akhirnya ditembak oleh Cikgu Mustafa yang kebetulan memiliki senapan. Polisi juga sudah dihubungi untuk membantu menenangkan situasi," katanya melalui akun Facebook masjid itu kemarin.

Ungku Ahmad Hazwan menambahkan insiden aneh tersebut telah memengaruhi kesucian sekitar tiga perempat bagian masjid dan di sekitar beranda.

" Untuk membantu mengatasi masalah ini, masjid telah menghubungi Departemen Mufti Selangor. Perwakilan mereka akan hadir untuk membuat penilaian soal kesucian permadani masjid.

" Saat ini, sholat para jemaah dilakukan seperti biasa di area yang tidak terpengaruh najis. Saya memohon kepada semua jemaah untuk berdoa agar masalah ini bisa diselesaikan sebaik mungkin," katanya.

(Sumber: Mynewshub.cc)

Beri Komentar
Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi