Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Wynda Memeluk Peti Jenazah Berry (Foto: Facebook/Polda Papua)
Berry meninggal dunia saat baku tembak dengan kelompok separatis.
Dream - Gugur demi bangsa. Itulah kata-kata yang patut disematkan untuk Anggota Batalyon B Pelopor-Satuan Brimob Polda Papua Briptu Berry Permana Putra.
Berry meninggal terkena timah panas yang ditembakkan kelompok separatis Uini. Berry meninggal di lokasi kejadian, PT Freeport Indonesia Distrik, Tembagapura, 22 Oktober 2017.

Menurut akun Facebook Polda Papua, tim Batalyon B saat itu sedang mengejar kelompok separatis itu. Tetapi, saat menyisir Utikini terjadi baku tembak antara tim khusus Polda Papua dengan kelompok Uini di area Kalibua, Gunung Sangker.

Laporan Tribrata News, baku tembak itu terjadi dengan jarak dekat 50 meter. Berry mengalami luka tembak dan meninggal dunia. Jenazah Berry kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit PT Freeport Tembagapura. (ism)
© Dream
Dream - Berry Putra merupakan putra kebanggaan Bengkulu. Dia menikah dengan Wyndha Dewanty Gumay pada Maret 2017.
Di akun Facebook Wynda, 15 Oktober 2017, dia sempat mengirimkan empek-empek buatannya untuk Berry. Selain berbagai macam empek-empek, Wynda menulis, "Alhamdulillah paketan ke Tembagapura..."
Sementara itu, akun Facebook Berry, dia tak pernah lagi membuat unggahan baru. Tampak, foto pernikahan pasangan muda ini terpampang.
Di dalamnya, selain ucapan selamat, juga terpampang ucapan duka.
"Selamat jalan leting semoga amal ibadahmu di terima di sisinya semoga jihadmu menjadi amal surga bagimu," tulis Vicky Satria.
"Innalilahi wa'inna illaihi rojiun,slamat jalan kawan,semoga Allah SWT memberikan tempat terindah untukmu atas perjuanganmu dlam menjaga keamanan Papua," tulis Enggar Bayu Septian.