Doa Hujan Lebat Disertai Petir & Angin Kencang Agar Tak Timbulkan Bencana

Reporter : Arini Saadah
Rabu, 9 Desember 2020 13:30
Doa Hujan Lebat Disertai Petir & Angin Kencang Agar Tak Timbulkan Bencana
Rasulullah Saw pun membaca doa saat terjadi hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.

Dream – Hujan adalah rahmat yang diberikan oleh Allah SWT untuk para makhluknya baik manusia, binatang dan tumbuhan. Tanah yang semula kering berubah menjadi subur dan ditumbuhi beraneka tanaman berkat adanya hujan.

Ada kalanya juga hujan turun disertai petir dan angin kencang. Saat kondisi tersebut terjadi banyak orang dibuat cemas. Umat Muslim dianjurkan untuk memanjatkan doa agar hujan yang turun tidak menumbulkan bencana yang merugikan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah sering mengingatkan adanya potensi hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di sejumlah wilayah di Indonesia. Dalam ajaran Agama Islam, Rasulullah Saw sudah pernah membaca doa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang.

1 dari 4 halaman

Anjuran Rasulullah SAW

Ilustrasi© freepik.com

Karena sudah memberikan contoh bacaan doa, Maka Rasulullah Saw pun menganjurkan umat Islam untuk membaca doa saat hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Aisyah radhiyallahu ‘anhu seperti diriwayatkan dalam hadis Buhkari menceritakan bahwa Rasulullah yang terlihat ketakutan saat hujan lebat turun berubah ceria ketika hujan sudah reda.

Kemudian Aisyah bertanya kepada Rasulullah SAW, ‘Ya Rasulullah, apabila terlihat awan mendung semua orang merasa gembira karena menandakan hujan akan turun, tetapi mengapa engkau justru terlihat ketakutan?’

Rasulullah SAW pun menjawab, ‘wahai Aisyah, bagaimana saya dapat meyakini bahwa angin kencang dan awan mendung itu bukan mendatangkan adzab dari Allah? Kaum ‘Ad telah dibinasakan oleh angin topan. Ketika mereka melihat awan mendung, mereka gembira karena mengira akan segera turun hujan. Padahal bukan hujan, melainkan adzab dari Allah untuk membinasakan mereka.”

2 dari 4 halaman

Doa Hujan lebat

Diriwayatkan dalam sebuah hadis Bukhari di Kitab Awal Penciptaan, Aisyah berkata, ‘ketika melihat awan gelap di langit disertai angina kencang, Rasulullah Saw mondar-mandir, masuk-keluar masjid dan wajahnya yang biasa memancarkan nur, akan terlihat berubah.

Sang penghulu Rasul itu berdoa meminta cuaca dikembalikan menjadi cerah lagi. Rasulullah Saw membaca doa saat hujan lebat berikut ini:

Ilustrasi© dream.co.id

ALLAHUMMA HAWAALAINA WA LAA ‘ALAINAA. ALLAHUMMA ‘ALAL AAKAAMI WAL JIBAALI, WADH DHIROOBI, WA BUTHUUNIL AUWDIYATI, WA MANABITSY- SYAJARI.

Artinya:

“ Ya Allah turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah dan tempat tumbuhnya pepohonan.”

3 dari 4 halaman

Doa Hujan Lebat Disertai Petir

Seringkali hujan lebat juga disertai petir yang menggelegar. Diriwayatkan oleh Imam Malik, Rasulullah Saw membaca doa hujan lebat disertai petir berikut ini:

Ilustrasi© dream.co.id

SUBHANALLADZII YUSABBIHUR-RA’DU BIHAMDIHI WAL MALAAIKATU MIN KHIIFATIHI.

Artinya:

“ Maha Suci Allah yang dengan memuji-Nya bertasbihlah halilintar dan juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”

Imam Ahmad menyatakan bahwa Rasulullah Saw apabila mendengar suara guruh dan petir, beliau mengucapkan doa berikut,

‘’Ya Allah janganlah Engkau bunuh kami dengan murka-Mu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan azab-Mu, dan maafkanlah kami sebelum itu.”

Hadis ini merupakan riwayat Imam Turmudzi dan Imam Bukhari di dalam Kitab Adab, serta Imam Nasai di dalam Bab Dzikir Malam dan Siang Hari.

Ibnu Zakaria pernah berkata bahwa “ barangsiapa yang mendengar suara guruh, kemudian membaca doa ini ‘Maha Suci Allah dan dengan memuji kepada-Nya, niscaya dia tidak akan disambar petir.”

4 dari 4 halaman

Doa Hujan Lebat Disertai Angin Kencang

Hujan lebat terkadang juga disertai angina kencang. Diriwayatkan oleh Imam Muslim, Rasulullah Saw membaca doa hujan lebat yang disertai angin kencang sebagai berikut:

Ilustrasi© dream.co.id

ALLAHUMMA INNI AS-ALUKA KHOIROHAA WA KHOIRO MAA FII HAA WA KHOIRI MAA URSILAT BIHI WA A’UDZUBIKA MIN SYARRIHAA WA SYARRI MAA FIIHAA WA SYARRI MAA URSILAT BIHI.

Artinya:

“ Ya Allah saya memohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan yang ada di dalamnya, dan kebaikan yang Engkau kirim bersamanya. Dan saya berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan yang ada di dalamnya, dan kejahatan yang Engkau kirim bersamanya.”

 

 (Dilansir dari berbagai sumber)

Beri Komentar