Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Setiap umat Islam sudah pasti ingin meninggal dalam keadaan mulia di sisi Allah. Tapi cukupkah amalan yang kita lakukan sekarang?
Dalam artikel yang diunggah ke akun Facebook, Pencetus Ummah Rahmat Ikhsan mengisahkan kepergian seorang dosen dari Universitas Kebangsaan Malaysia (UKM).
Perempuan itu meninggal dalam kondisi yang sangat baik dan membuat iri orang banyak.
Siapakah dia sebenarnya? Hebatkah kepribadiannya? Dilansir dari laman Siakapkeli, mari kita baca kisahnya.
© Dream
Ini kisah kematian yang membuat iri dari dosen UKM almarhumah Zakiah binti Muhammadun di Masjid Bulat di Petaling Jaya.
Dia meninggal setelah sholat Maghrib pada Jumat, 7 April 2017, dalam kondisi memakai mukena dengan tangan memegang erat Alquran.
Hari itu merupakan hari terakhir dia menjalani sholat berjemaah dengan suami. Setelah sholat, dia melanjutkan kebiasaan rutin, membaca Alquran sambil menunggu Isya.
Saat suaminya menuju ke lantai atas, dia melihat istri tersayang terbaring dengan masih mengenakan mukena. Tangan istrinya erat memegang Alquran. Inalillahi wainnailaihi rojiun.
Amalan yang dikerjakan Zakiah...
© Dream
Apakah amalannya sehingga dianugerahi Allah meninggal khusnul khotimah? Berikut adalah kebiasaan dan sikap Almarhumah Zakiah yang dihimpun dari kesaksian teman dan orang-orang dekatnya.
1. Dia selalu bangun pukul o4.30 pagi, mandi, qiyam dan membaca Alquran sembari menunggu Subuh. Dia menjalani amalan itu meskipun sedang libur bekerja.
2. Dia berhasil menghafal Surat Kahf, Al Mulk, Al Waaqi'ah dan Yasiin. Almarhumah kini sedang mencoba menghafal Al Baqarah. Biasanya bila sudah hafal satu surat, dia memeriksa bacaan bersama ustazah.
3. Rutinitas hariannya termasuk mendengarkan bacaan Alquran saat dalam perjalanan pulang dari tempat kerja atau sebaliknya.
4. Dia dengan sabar merawat ibunya yang tidak seberapa sehat dalam satu periode yang cukup lama.
Pemurah hati
© Dream
5. Tidak ingat kapan terakhir dia marah karena kehidupannya selalu dipenuhi dengan tersenyum dan tertawa.
6. Dia selalu bersyukur, tidak sombong, dan selalu membantu mereka yang membutuhkan. Dia adalah sosok yang sangat ramah, dan mentor yang sangat bertanggung jawab.
7. Setiap Ramadan, bersama-sama dengan teman kantor, dia memenuhi waktu istirahat dengan memimpin sesi tadarus. Juga bersedekah buah kurma kepada rekan-rekan kantor.
8. Dia sangat pemurah dan rajin bersedekah.
Menurut beberapa temannya, dia sering memberi donasi kepada anak yatim secara diam-diam. Termasuk untuk membayar tagihan listrik surau.
Almarhumah juga selalu yang mentraktir teman kantor. Masa hidupnya banyak membantu orang lain.
Amalan Zakiah dapat menjadi barometer kita berdiri sekarang. Semoga kita hari ini adalah lebih baik dari hari kemarin.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran