Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Dalam kegembiraan karena baru dikaruniai seorang anak, Radhiq Arbee diuji dengan kepergian sang istri menghadap Allah. Istrinya meninggal setelah mengalami pendarahan parah saat melahirkan putri mereka.
Pria asal Malaysia itu menggoreskan kisahnya pada dinding Facebook miliknya. Kisah memilukan itu kemudian menjadi viral karena dibagikan oleh pengurus jenazah rumah sakit, Zulhemi Hassan.
Dilansir dari laman Oh Bulan, Hassan sempat membantu menyiapkan jenazah istri Radhiq saat di rumah sakit.

Status pertama Radhiq di Facebook memperlihatkan dia sedang berbahagia. Karena saat itu istrinya baru saja melahirkan bayi perempuan.
" Assalamualaikum. Istri saya Sharifah Shalihah Al Idrus telah selamat melahirkan anak perempuan jam 05.52 pagi tadi. Semoga menjadi anak yang solehah," tulis Radhiq.
© Dream
Kabar bahagia itu ditulis Radhiq saat kalender menunjukkan 11 April. Jam 13:50 siang. Tetapi, sekitar 20 jam berikutnya, Radhiq menulis status lagi yang mengabarkan istrinya telah dipanggil Allah SWT.
" Assalamualaikum, istri saya Sharifah Shalihah Al Idrus telah kembali ke rahmatullah...," ujar Radhiq menulis.
Hassan memuji Radhiq yang dianggapnya sebagai suami yang tabah. Sebab, meski tahu istrinya telah pergi meninggalkannya bersama putri yang baru dilahirkan, Radhiq tetap tersenyum.
Menurut Hassan, Radhiq rida dengan kepergian istrinya. Dia menyebut istri Radhiq meninggal dengan kondisi berjuang di jalan Allah.
Meninggal di jalan Allah
© Dream
Saat mengurus jenazahnya, Hassan merasa ada yang beda. Ini juga kali pertama Hassan ikut mengurus perempuan yang wafat akibat bersalin.
" Tetapi, Subhanallah, jenazahnya bau harum. Saya kira hanya saya saja yang mencium harum baunya. Tapi rekan saya yang menjadi bilal juga turut merasakan hal yang sama," tulis Hassan.
Dari kisah tersebut, Hassan mendapatkan beberapa pelajaran. Pertama, sebuah anugerah buat seorang istri yang meninggal saat melahirkan anak.
Ke dua, ketabahan seorang suami diperlukan ketika ditinggal istri tercinta. Dan yang terakhir, Allah akan memberikan ganjaran buat mereka sekeluarga, termasuk si suami, ke surga Allah. InsyaAllah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya