Meninggal Saat Sholat Isya, Kematian Jemaah Ini Dicemburui Banyak Orang

Reporter : Sugiono
Kamis, 17 September 2020 08:12
Meninggal Saat Sholat Isya, Kematian Jemaah Ini Dicemburui Banyak Orang
Korban meninggal saat dalam rakaat dua atau tiga sholat Isyak.

Dream - Meninggal dunia dalam husnul khatimah, pengakhiran yang baik, menjadi keinginan semua umat Islam.

Bagaimana tidak? Karena saat itulah terakhir kali kita berada di dunia ini sebelum ‘berhijrah’ ke alam berikutnya.

Kalau baik pengakhirannya, maka Insyaallah baik pula perjalanan berikutnya. Sementara jika buruk pengakhiran hidup di dunia ini. Nauzubillahi min zalik.

1 dari 6 halaman

Meninggal Saat Rakaat Kedua atau Ketiga

Salah satu kematian husnul khatimah yang paling dimuliakan adalah meninggal dunia dalam keadaan sedang sholat.

Nah, kematian yang dicemburui inilah yang terjadi di Masjid Bandar Seri Putra, Bangi, Selangor, Malaysia, baru-baru ini.

Seorang jemaah masjid bernama Haji Abdul Latif ditakdirkan kembali ke Rahmatullah setelah jatuh tidak sadarkan diri saat dalam rakaat kedua/ketiga sholat Isyak.

2 dari 6 halaman

Pelajaran Bagi yang Hidup Agar Menjaga Sholat

Yang lebih menyentuh hati, almarhum yang meninggal di usia 75 tahun merupakan seorang jemaah yang selalu sholat di masjid tersebut.

Banyak yang menganggap Haji Abdul Latif sangat beruntung karena ‘berpeluang’ menghadap Ilahi ketika dalam sholat.

Semoga peristiwa kematian ini memberi pelajaran agar kita senantiasa menjaga sholat. Siapa tahu satu hari nanti kita juga mendapat kemuliaan meninggal dalam keadaan sedang sholat.

Semoga almarhum ditempatkan dalam kalangan orang-orang yang beriman di sisi Allah SWT. Aamiin.

Sumber: Siakapkeli.my

3 dari 6 halaman

Kematiannya Dicemburui, Pemuda Meninggal Saat Pulang Usai Sholat di Masjid

Dream - Kematian pemuda Malaysia bernama Mohamad Ammar Lukman Roslan pada Selasa, 25 Agustus 2020, tidak hanya mengundang duka keluarga, tapi juga warga di sekitar rumahnya.

Pemuda 23 tahun itu tewas kecelakaan saat pulang ke rumahnya yang terletak sekitar 50 meter dari masjid usai menunaikan sholat Asar.

Dalam kejadian pukul 17.30 waktu setempat, Ammar yang biasa membantu ayahnya berjualan ikan di pasar meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban mengalami kecelakaan di Kilometer 30 Jalan Pantai arah Kuala Terengganu-Kota Bharu yang berada dekat Kampung Mengabang Lekor, Kuala Nerus.

4 dari 6 halaman

Detik-detik Kecelakaan Maut Itu

Waktu itu sebuah mobil Perodua Bezza yang dikendarai oleh seorang wanita berusia 60 tahun tiba-tiba kehilangan kendali dan menabrak korban.

Akibat kecelakaan itu, korban terpental ke bahu jalan dan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala.

Keluarga dan teman-teman mengunggah ucapan takziah di media sosial. Mereka juga mengungkapkan sifat korban yang dikenal ramah dan saleh.

5 dari 6 halaman

Pribadi yang Saleh dan Murah Senyum

Menurut salah satu temannya, almarhum Ammar dikenal sebagai pribadi yang baik. Almarhum juga murah senyum kepada siapa saja, meski belum dikenalnya.

Tidak itu saja, seorang teman lainnya mengatakan bahwa almarhum ini baik bukan hanya perilakunya saja. Tapi juga akhlak dan pribadinya.

Menurut status di Facebook salah satu saudaranya, kecelakaan itu terjadi karena kelalaian pengemudi mobil yang menabrak almarhum.

Katanya, almarhum Ammar tidak sedang menyeberang jalan atau berjalan agak menengah sehingga mengalami kecelakaan.

" Dia berjalan sudah sangat di pinggir, tapi tetap saja orang itu menabraknya," tulisnya.

6 dari 6 halaman

Kematian yang Dicemburui

Yang membuat sedih, warga yang menolong menutup jasad Ammar dengan sajadah yang dia pakai untuk sholat di Masjid Mengabang Lekor.

Seorang ustaz bernama Mohd Shafizi Ismail juga menyatakan belasungkawa. Uztaz Shafizi mengatakan kematian almarhum ini begitu mulia karena meninggal setelah menunaikan sholat Asar.

" Saya ingin mengucapkan salam takziah buat seluruh ahli keluarga arwah Ammar, dikatakan excident selepas pulang menunaikan solat waktu asar di Masjid Mengabang Lekor. Ya Allah mulianya matimu dik.

" Marilah kita sama-sama doakan semoga arwah ditempatkan dalam kalangan para solihin insyaAllah," tulis ustaz Shafizi.

Sumber: Oh My Media

Beri Komentar