Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Makam Yang Mengeluarkan Darah Di Kalimantan (Foto: Kaltim Post)
Dream - Baru-baru ini publik dikejutkan dengan sebuah peristiwa tak lazim yang terjadi di Kalimantan. Sebuah kuburan di Pemakaman Muslim Bukit Damai Sentosa atau BDS II, Sungainangka, Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur tiba-tiba mengeluarkan cairan berwarna merah kental yang mirip darah segar.
Cairan tersebut mengeluarkan aroma amis khas darah. Aromanya bisa diendus hingga radius sekitar dua meter.
Keanehan pada makam ini tak pelak membuat warga penasaran dan berdatangan untuk menyaksikannya sendiri.
Warga penasaran dengan penyebab keluarnya cairan merah dari makam yang baru ada sekitar dua minggu itu.
Menurut warga setempat, sejak dikuburkan pada 15 September 2017 lalu, cairan merah terus keluar dari makam jenazah berinisial MA itu. "Ngeri eh mas, jadi nggak tega melihatnya," kata Winda, seorang warga Sungainangka.
© Dream
Peristiwa aneh itu pun kemudian memunculkan rumor di kalangan warga. Ada sebagian orang yang mengaitkan kejadian aneh itu dengan riwayat hidup almarhum.
Sementara itu, Ali salah satu petugas penggali kubur di TPU BDS mengatakan, selama lima tahun bekerja, baru sekali ini ia mendapati fenomena aneh tersebut.
"Iya baru kali ini ketemu makam yang mengeluarkan darah seperti ini," tuturnya.
Ali menduga, keluarnya cairan disebabkan posisi makam yang berada tepat di samping saluran drainase. Sehingga menyebabkan air merembes dan membasahi makam.
© Dream
Namun, kata Ali, air yang merembes harusnya meresap ke dalam tanah. "Ini malah menggenang di atas makam, jadinya ambles. Anehnya makam ini juga mengeluarkan darah," katanya terheran-heran.

(Foto: prokal)
Ali pun mengungkapkan, dirinya sudah menyampaikan perihal ini kepada ahli waris almarhum beberapa hari lalu. Ia juga menanyakan, apakah keluarga ingin makam diperbaiki atau ditimbun dengan tanah lagi.
Sayangnya, pihak keluarga tak memberikan respons. "Makanya saya tidak berani kalau belum ada izin dari keluarga almarhum," tuturnya.
© Dream
Terkait peristiwa menghebohkan ini, Kabid Pertamanan dan Pemakaman, Dinas Kebersihan dan Pertamanan Balikpapan, Hairul Ilmi juga mengaku heran. "Itu yang kami juga belum tahu penyebab pastinya," terangnya.
Namun, kata Hairul, ini bisa jadi imbas dari terlalu banyaknya makam yang dipasangkan batu nisan dan kijing. Sehingga membuat serapan air berkurang. Karena itu, air kerap meluber dan membasahi makam.
"Apalagi kondisi makam di TPU BDS sudah sesak, sehingga resapan air berkurang. Kontur tanah juga bercampur antara pasir dan tanah lempung," terangnya.
(Sumber: pojoksatu.id)
© Dream
Dream - Sebuah peristiwa tak lazim mendadak kejutkan publik. Salah satu kuburan di Permakaman Muslim Gunung Bahagia atau BDS II Balikpapan Selatan, Kalimantan Timur, mengeluarkan cairan berwarna merah kental yang mirip darah.
Penjaga makam Ruslan mengatakan, cairan itu beraroma amis khas darah. "Kalau sehabis turun hujan dan kemudian panas aromanya langsung menyebar," kata Ruslan.
Berdasarkan pantauan, cairan tersebut memang mengeluarkan aroma amis meski tidak terlalu tajam. Aroma cairan itu bisa diendus hingga radius sekitar dua meter.
Ruslan menambahkan, seminggu yang lalu, makam milik Mastiah itu mengeluarkan cairan kuning.
"Waktu itu keluarga datang ziarah. Saya sempat menunggu perintah. Mungkin saja minta diuruk agar cairannya tidak kelihatan. Namun, ternyata mereka tidak minta," kata Ruslan.
© Dream
Menurut Ruslan, makam itu sempat didatangi seorang pria beberapa waktu lalu. Namun, pria tersebut tak menunjukkan gelagat aneh selama di pemakaman.
"Hanya saja, memang pas saya tanya dia mengaku bukan pihak keluarga, bahkan tak punya hubungan keluarga," terang Ruslan.
Dia menambahkan, usai menabur bunga dan berdoa, peziarah itu meninggalkan lokasi makam 15 menit berselang.
"Saya tunggu keluarganya datang saja. Kalau tidak, saya tidak berani macam-macam," kata Ruslan.
(Sumber: sumut.pojoksatu.id)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari