Pasutri Asal Malang, Bersepeda Hingga Ke Mesir (Foto: NU Online)
Dream - Ada banyak cara kreatif untuk menyebar pesan Islam rahmatan lil 'alamin. Dapat melalui kesenian atau juga diskusi-diskusi hangat.
Pasangan suami-istri asal Malang, Hakam Mabruri dan Rofingatul Islamiyah juga punya cara tersendiri menyebar pesan Islam agama damai. Mereka bersepeda dari Stadion Kanjuruhan, Kota Malang, Jawa Timur, menuju Mesir.
Laporan NU Online menyebut, Hakam dan Rofingatul memulai perjalanan sejak 17 Desember 2016. Selama 10 bulan mereka bersepeda menyusuri berbagai enam negara, antara lain, Indonesia, Malaysia, Thailand, India, Yordania.
Pasangan suami-istri yang juga anggota GP Ansor dan Fatayat NU itu tiba di Kairo, Mesir pada Kamis, 26 Oktober 2017 lalu.
Hakam menceritakan awal sedikit pengalamannya kepada WNI di Mesir. Dia mengatakan awalnya pasrah saat melakoni perjalanan panjang itu.
" Saya dengan istri hanya bismillah saja dan pasrah kepada Allah SWT untuk perjalanan ini," ucap Hakam.
Selama perjalanan, Hakam dan istrinya bersyukur dapat melihat beragam suku dan budaya di berbagai negara.
" Dengan melihat banyak ragam suku dan budaya di berbagai negara, kita merasakan begitu besar kuasanya Allah SWT dalam menciptakan perbedaan dan keanekaragaman hidup, sehingga kita bisa saling mengenal dan bersilaturrahim," kata dia.
Setibanya di Kairo, Hakam dan istri rencananya akan mengadakan jalan-jalan bersama dengan nahdliyin di Mesir. Tentu saja, jalan-jalan itu menggunakan sepeda. (ism)
Advertisement
Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Mengapa Kaki Kecil Pernah Dianggap Cantik di China? Sejarah Tradisi Ikat Kaki yang Menyakitkan

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah