Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
(Foto: Ohbulan.com)
Dream - Bila umur sudah semakin bertambah, pertanyaan yang sering diajukan keluarga dan teman-teman pasti tentang jodoh. 'Kapan menikah? Kapan punya anak?'. Kadang-kadang stres juga bila memikirkan pertanyaan itu.
Namun, bagi yang belum dipertemukan dengan jodohnya, jangan risau. Mari baca pengalaman yang dibagikan pria Malaysia bernama Faridzul Nasaruddin ini, yang menikah setelah usia mencapai 30 tahun.
Hubungan yang terjalin sebelum ini terputus di tengah jalan akibat tidak ada kecocokan. Namun akhirnya dia menikah juga dengan wanita yang sama.
Inilah Kisahnya:
© Dream
Dream - Jika diukur menggunakan takaran masyarakat Melayu dan Muslim di Malaysia, Faridzul dan istrinya, Fazilah, dapat dikategorikan sebagai pasangan yang lambat menikah. Masing-masing baru menikah saat menginjak umur 30-an.
Bahkan, kebanyakan (tidak semua) teman dekat yang seusia mereka sekarang ini ada yang sudah mulai mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah.
"Ceritanya, kami waktu dulu memang saling mengenal. Bahkan sempat 'dekat' waktu di kampus dulu. Kami pernah dijodohkan melalui Baitul Muslim di hadapan Dr Yusnan. Teman-teman yang mengatur," kenang Faridzul.
Tapi, bak kata Zamani 'Ku sangkakan panas berkepanjangan, rupanya gerimis mengundang'. Habis kuliah, Faridzul pun mulai bekerja, dan waktu itu dia merasa makin tidak sehaluan dengan Fazilah.
© Dream
Singkat cerita, akhirnya Faridzul menyarankan Fazilah untuk berhenti sampai di situ.
"Saya katakan kepadanya 'kita tak berjodoh'. Nanti akan dapat yang lebih baik InsyaAllah, percaya pada takdir Allah dan macam-macam lagi," katanya.
Mulai dari saat itu, Faridzul dan Fazilah berpisah. Mereka tidak berhubungan dan tidak bertegur sapa.
"Kami benar-benar tidak pernah berjumpa atau secara tidak sengaja bertemu satu sama lain."
Ada juga sesekali terdengar dari jauh tentang kondisi Fazilah - sakit, kuliah terganggu dan beberapa yang lain.
Sampailah 5 tahun setelah itu, sekitar akhir bulan Februari tahun ini. Cerita Faridzul dan Fazilah dimulai kembali.
"Saat itu ayah, ibu, paman dan lain-lain kembali menyebut nama Fazilah Hussein," katanya.
© Dream
Dream - Disingkat lagi ceritanya, Faridzul kemudian salat istikharah, istisyarah dan sebagainya. Dia membulatkan hati, demi agama dan demi sunnah Rasulullah SAW, Faridzul minta kedua orang tuanya untuk menyiapkan pertunangan dan pernikahan.
"Tanggal 19 Maret 2016, kami bertunangan. Dan 4 bulan setelah itu, atau secara tepatnya pada 8 Juli 2016, kami menikah."
Tapi begitulah. Takdir Allah adalah rahasia yang paling indah, dan rencana Allah adalah hadiah yang paling sempurna. Satu hal yang Faridzul selalu pegang dan akan terus dipegangnya: JUST GO WITH THE FLOW.
Allah takkan membagikan hal buruk kepada hamba-Nya yang beriman. Bahkan, yang buruk bagi pandangan mata manusia sebenarnya adalah yang paling baik di mata Allah, PERCAYALAH.
"Terakhir, untuk kawan-kawan yang masih belum bertemu jodoh, serius, jangan khawatir. Ikuti saja arus. Jaga iman yang kuat kepada-Nya dan Allah pasti akan memberikan yang terbaik untuk Anda, InsyaAllah."
(Sumber: ohbulan.com)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari