Transformasi Wanita Berbobot 140 Kg Bikin Melongo

Reporter : Sugiono
Kamis, 5 Juli 2018 08:30
Transformasi Wanita Berbobot 140 Kg Bikin Melongo
Di usianya yang masih 22 tahun, berat tubuhnya sudah mencapai 140 kilogram.

Dream - Laura Micetich. Perempuan ini menjadi inspirasi bagi orang lain setelah menceritakan pengalaman pribadi dalam menurunkan berat badan.

Selama tiga tahun terakhir, dia berjuang mengatasi masalah obesitas dan membagikan pengalamannya kepada 300.000 pengikutnya di Instagram.

" Di sepanjang hidupku, aku adalah orang gendut akibat menderita obesitas," kata Micetich di Instagram.

Setelah mencoba dan gagal menghadapi masalah kesehatan, berat badannya mulai menjadi perhatian yang cukup serius.

" Aku bahkan mempertimbangkan untuk melakukan operasi penurunan berat badan," katanya.

Namun, sebelum menjalani operasi, Micetich mencoba untuk melakukan latihan di sebuah pusat kebugaran dekat rumahnya.

Saat itu, di usianya yang masih 22 tahun, berat badan Micetich sudah mencapai 140 kilogram.

" Yang awalnya ingin menurunkan berat badan dengan cepat, aku malah jatuh cinta dengan masalah kesehatan, kebugaran, dan nutrisi," lanjutnya.

Micetich mulai rajin pergi ke pusat kebugaran untuk latihan beban. Dia juga menjalankan diet yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuhnya.

" Aku baru sadar beberapa minggu kemudian bahwa aku bisa menurunkan berat badan tanpa perlu menjalani operasi," katanya.

Transformasi Micetich adalah bukti bahwa kerja keras dan kesabaran pasti terbayar, tanpa perlu melakukan operasi dan diet khusus.

" Pada tahun pertama, aku kehilangan lebih dari 45 kilogram tanpa melakukan operasi penurunan berat badan. Aku juga telah mengubah kebiasaan tidak sehat secara signifikan," katanya.

Alih-alih mengikuti diet tertentu, Micetich menjalankan versinya sendiri.

" Aku makan banyak makanan sehat, dan mengindari semua tepung dan gula olahan. Aku berhenti makan di luar dan membeli junk food. Aku juga tidak minum alkohol bersama teman-teman lagi," katanya.

Micetich sekarang malah keranjingan olahraga di pusat kebugaran. Dia bahkan punya julukan Raksasa Besi dari teman-temannya di pusat kebugaran.

" Kemenangan hanya bisa didapat jika lengan kita lemah dan kaki kita berat, tapi kita tetap mendaki untuk terus berjuang," pungkasnya.

Sumber: 9Honey

Beri Komentar
Dari Jakarta Hingga Bekasi, Ini Situasi Pemukiman yang Terkena Dampak Banjir