(Foto: Unilad)
Dream - Jika rutinitas favorit kamu di gym adalah latihan inti, sebaiknya ekstra hati-hati saat melakukan variasi latihan yang berbeda.
Jangan sampai mengalami nasib sial seperti model dari Brasil bernama Marcelle Mancuso ini.
Menurut Unilad, gadis 23 tahun itu mengalami patah tulang belakang kelima di lehernya saat melakukan sit-up terbalik di sebuah gym di Sao Jose do Rio Preto.
Tidak hanya itu, salah satu tulang belakangnya juga mengalami dislokasi sehingga menekan saraf tulang belakangnya.
" Saat itu aku berlatih seperti biasanya. Aku akan melakukan sit-up terbalik untuk membentuk perut. Kakiku terikat pada alat," kata Marcelle.
Namun saat melakukan gerakan, ikatannya lepas sehingga dia terjatuh. Pelatih yang ada di dekatnya gagal menangkap tubuh Marcelle.
" Kepalaku terbentur ke lantai dan tubuhku terjerembab dengan keras," lanjut dia.
Insiden menyebabkan Marcelle mengalami kelumpuhan dari leher hingga ke bawah. Dokter mengatakan Marcelle kemungkinan akan menderita Tetraplegia selamanya.
Tetraplegia adalah kondisi di mana penderita tidak bisa menggerakkan anggota tubuh bagian bawah.
" Dokter ragu apakah aku akan berjalan lagi atau tetap di tempat tidur selamanya. Aku takut. Tapi keyakinanku lebih kuat dan aku bersyukur kepada Tuhan karena masih tetap hidup.
" Orangtuaku sangat putus asa karena takut kehilangan aku. Tapi aku yakin pasti sembuh," katanya.
© (Foto: Unilad)
Dream - Untuk beberapa lama, Marcelle masih belum bisa menggerakkan anggota tubuhnya. Namun keyakinannya yang kuat terus mendorongnya untuk tetap bersemangat menjalani hidup.
Dokter kemudian mencangkokkan tulang ke tulang belakangnya yang pecah. Selain itu, dokter juga menanam pelat titanium yang ditahan dengan enam sekrup ke tulang belakangnya untuk memulihkan kondisi Marcelle.
Meski begitu, dokter masih belum yakin apakah Marcelle akan pulih dari kelumpuhannya. Namun, berkat tekadnya, tepat setelah tiga hari, Marcelle mulai bisa menggoyangkan jari kaki dan tangannya.
Kemudian, hanya dalam seminggu, dia sudah bisa berdiri dengan bantuan dan sebulan setelahnya, Marcelle mulai membuat langkah pertamanya.
" Setelah empat bulan, kakiku sudah mulai kuat. Dan lima bulan setelah kecelakaan, aku sudah tidak pusing dan pingsan saat berjalan," tambahnya.
Setelah enam bulan kemudian, Marcelle sudah bisa berjalan dan kakinya tidak bergoyang lagi.
Sekarang dia telah kembali menjalani rutinitasnya latihan di gym. Dia bahkan sudah melakukan sit-up terbalik lagi!
Marcelle mengatakan dia telah belajar banyak dari pengalaman buruk tersebut. Dan sekarang dia menghargai hal-hal sederhana dalam hidupnya.
" Aku sudah memiliki kehidupan normal sekarang dan aku bersyukur kepada Tuhan atas kesempatan kedua ini. Aku telah belajar menghargai hal-hal sederhana dalam hidup, seperti bangun dari tempat tidur dan bisa menyikat gigi tanpa bantuan," katanya.
(Sumber: worldofbuzz.com)
Advertisement
Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara


Review Timbangan Digital MODENA Smart Body Scale untuk Tracking Progress Diet selama Ramadan


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

Mengenal Gini Index: Angka untuk Menghitung Ketimpangan Pendapatan