Ilustrasi
Dream - Meski sudah banyak peringatan bahaya terbang di ruang roda pesawat, aksi nekat ini masih saja terus berlangsung. Siapa sangka, aksi ini pertama kali terjadi pada era 1928-an.
Mengutip laman cnn,com, Rabu, 8 April 2015, aksi penyusupan penumpang gelap pertama di dunia dilakukan oleh seorang pemuda berusia 19 tahun bernama Clarence Terhune.
Pada 1928, aksi nekatnya ini menjadi sensasi di seantero Jerman.
Kala itu, Terhune selamat dari aksi penyusupan dalam penerbangan pesawat Graf Zeppelin yang terbang dari Lakehusrt New Jersey menuju Friedrichshafen, Jerman. Zeppelin memang bukan pesawat jet seperti yang beroperasi seperti era modern saat ini. Namun inilah model `pesawat` yang membuat heboh industri penerbangan kala itu.
Terhune yang merupakan petugas caddy di St Louis, Missouri ini memang terkenal memiliki kebiasaan menyusup sejumlah moda transportasi.
Sebelumnya aksinya ini, Terhune pernah menyusup ke dalam sebuah kereta api, kapal pesiar, bahkan sejumlah even olahraga ternama dunia.
Terakhir, Terhune terpacu untuk menyusup ke dalam pesawat setelah membuat taruhan dengan saudara iparanya. Taruhannya, Terhune bisa menyusup dalam penerbangan pesawat jenis Zeppelin.
Aksinya ini ternyata sukses. Terhune berhasil menyelinap masuk ke dalam pesawat yang tengah terparkir dalam hanggar.
Meski dihukum bekerja dalam dapur pesawat serta ditangkap saat mendarat, aksi Terhune ini mendapat pujian dan dianggap sebagai pahlawan oleh rakat Jerman. Terhune bahkan diundang makan malam dan ditawari pekerjaan oleh sejumlah pengagumnya.
Advertisement

Sering Dikira Makanan Sehat, Sejumlah Makanan dan Minuman Ini Ternyata Makanan Olahan

Apa Sebenarnya Wangi Musk? Mengapa Aroma Ini Tengah Digemari?

Vrindavan di Mulut Netizen, Bharat di Konstitusi: Dua Cara Berbeda Menyebut Negeri India

Pentingnya Menunjukkan kepada Anak seperti Apa Pekerjaan Orang Tua

Benarkah Setiap Kopi Hitam Memiliki Kandungan Kafein Berbeda-beda? Ini Alasannya

Cara Mendidik Anak agar Menjadi Pekerja Keras dan Tidak Mudah Menyerah

Mengenal Hypersensitivity Pneumonitis, Radang Paru-Paru akibat Paparan Debu dan Jamur