Ilustrasi Twitter
Dream - Bagi miliarder Pangeran Alwaleed Bin Talal Bin Abdulaziz Al Saud, mungkin tak ada istilah kapok dalam investasi di bisnis teknologi informasi. Setelah uangnya sempat hilang Rp 15 triliun akibat jatuhnya harga saham Apple Inc, Alwaleed kini justru tengah dekat dengan salah satu pendiri media sosial Twitter, Jack Dorsey.
Mengutip laporan Arabianbusiness, Jumat, 5 September 2014, pertemuan kedua tokoh ini membahas perkembangan platform media sosial asal Amerika Serikat tersebut.
Orang terkaya di Timur Tengah yang juga menjabat presiden Kingdom Holding Company itu mengadakan jamuan makan siang bisnis bersama Dorsey dan Suhail Rizvi, seorang investor Twitter, di The Four Seasons Hotel George V di Paris, Perancis.
Dalam pertemuan itu, Dorsey dan Alwaleed membahas perkembangan terbaru bisnis Twitter mulai dari teknis, keuangan hingga organisasi.

Sebuah laporan menyebutkan, investasi sang pangeran di media sosial asal AS itu sudah semakin tambun menjadi sekitar US$ 1,2 miliar. Pada awalnya, Alwaleed hanya membenamkan investasi sebesar US$ 300 juta.
Kingdom Holding, yang dikendalikan miliarder yang punya banyak yayasan sosial ini, memang memiliki saham di sejumlah perusahaan internasional. Selain Twitter, Kingdom Holding juga menjadi pemegang saham Citigroup, News Corp, Four Seasons Hotel, Disneyland Paris, dan Apple Inc.
Advertisement

Guilty Pleasure: Mengapa Kita Menikmati Sesuatu yang Sebenarnya Membuat Kita Merasa Bersalah?

Benarkah Air yang Direbus Dua Kali Berbahaya untuk Kesehatan?

Buah Matang atau Mentah, Mana yang Lebih Sehat? Ternyata Manfaatnya Berbeda

Tim Pencari Jurnalis di Selat Sunda Belum Bisa Masuk Pulau Sertung

Kidal vs Kanan: Fakta-Fakta Menarik tentang Dominasi Tangan Manusia

Penuh Haru, Doa Bersama untuk 5 Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

Keracunan Makanan Bisa Memicu IBS yang Bertahan Berbulan-bulan, Bahkan Bertahun-tahun