7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi Gendong Pasien Cilik Yang Kesakitan (Facebook/Kang Dedi Mulyadi)
Dream - Kasus pasien terlantar kembali menjadi pemberitaan. Kali ini terjadi di RSUD Karawang, Jawa Barat.
Tiga anak butuh pertolongan segera di RSUD Karawang. Tetapi, mereka belum juga tertangani.
Kabar ini sampai ke Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi saat dalam perjalanan menghadiri acara di Bekasi. Dia segera meminta sopir memutar arah menuju RSUD Karawang.
" Setelah saya cek, keadaan pasien memang sangat memprihatinkan. Butuh perawatan segera!" tulis Dedi di akun Facebook Kang Dedi Mulyadi, diakses pada Jumat, 21 Oktober 2016.
Tiga anak itu adalah Riki Hamdani, 1 tahun, Indriyani, 9 tahun, dan Yahya Ridwansyah, 2 tahun. Dua nama terakhir adalah kakak-adik.
© Dream
Dream - Dedi mengatakan dia sempat meminta penanganan tim dokter RSUD Karawang secepatnya. Tetapi, kata dia, pihak rumah sakit mengatakan dokter spesialis sedang tidak di tempat dan baru bisa hadir besok pagi.
" Khawatir kondisi pasien terus memburuk, saya boyong mereka ke Rumah Sakit Cito Mandaya menggunakan mobil pribadi saya, agar seluruh pasien dapat ditangani dengan cepat," tulis Dedi.
© Dream
Dream - Selanjutnya, Dedi menjelaskan orangtua Riki Hamdani, Franky, tergolong kurang beruntung. Menurut dia, Franky dan keluarganya harus tinggal di saung plastik lantaran tidak mampu membangun rumah.
Franky hanyalah buruh serabutan. Demikian pula orangtua Indriyani dan Yahya Ridwansyah, Iwan.
" Seluruh keluarga pasien tidak perlu khawatir memikirkan biaya. Saya secara pribadi siap menanggung seluruh biaya sampai pasien dinyatakan sembuh," tulis Dedi.
Lebih lanjut, Dedi juga telah menghubungi Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. " Beliau juga siap membantu," tulis Dedi.
© Dream
Dream - Kasus pasien telantar itu berada di Karawang. Sang Bupati, Cellica Nurrachadiana angkat bicara.
Kabar tersebut segera ramai menjadi pemberitaan. Menanggapi hal itu, Cellica segera menghubungi Direktur Utama RSUD Karawang dr Asep Haryadi.
" Penjelasan Dirut kepada saya, sebetulnya ananda pasien ini bukan ditolak, pasien sudah ditangani," tulis Cellica di akun Facebook milik dia, Cellica Nurrachadiana.
Cellica mengatakan ketiga pasien cilik tersebut akan dirujuk ke poli anak agar mendapat perawatan lebih baik. Tetapi, hal itu baru bisa dijalankan pada keesokan harinya.
" Sementara diberi obat dulu malam ini, toh kondisinya bukan masuk kategori gawat darurat sekali yang membahayakan jiwa," tulis dia.
© Dream
Dream - Cellica pun telah meminta pihak RSUD Karawang memberikan penjelasan ke publik terkait kasus ini. Dia berharap kasus ini tidak menjadi fitnah lantaran informasi yang simpang siur.
" Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi adalah sahabat saya. Dengan Ketua DPD Golkar Karawang teh Sri Rahayu juga berteman baik. Tak perlu dibentur-benturkan apalagi sampai mengadu domba dua bupati," tulis Cellica. (Ism)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?