Ilustrasi Menyetel Musik Di Mobil. (Foto: Shutterstock)
Dream – Pemerintah Inggris akan mendenda para pengendara yang menyetel musik terlalu kencang di jalanan. Kebijakan ini tertuang dalam Public Space Protection Order (PSPO).
Dikutip dari Mirror, Sabtu 16 Maret 2019, Komite Dewan Regulasi dan Banding di Bradford, Inggris, sepakat dengan penerapan PSPO di semua distrik. Hal ini berkaitan dengan masalah dalam mengemudi, seperti memainkan musik keras, berteriak, atau mengumpat. Perbuatan-perbuatan ini bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan di jalan raya.
Keputusan ini diambil setelah konsultasi publik menemukan dua pertiga penduduk di Bradford merasa tak aman di jalan. Mereka terganggu dengan kebisingan di jalan raya. Sebanyak 76 persen anggota komite sepakat untuk mendukung PSPO sebagai aksi untuk mengurangi perilaku anti sosial di jalan.
PSPO dibuat di daerah Bradford untuk menjaga keamanan warga. Yang bertugas untuk menegakkan aturan ini di jalan adalah polisi. Pengemudi yang dianggap melanggar aturan ini, akan dikenakan denda senilai 100 poundsterling (Rp1,89 juta).
Aturan ini akan berlaku dalam tiga bulan ke depan. Kalau sudah berjalan, masyarakat bisa melapor pengguna jalan yang anti sosial kepada Dewan Brandford untuk diselidiki. Kalau perlu, pelanggarnya dituntut.
Anggota Eksekutif Dewan Brandford, Abdul Jabar, mengatakan, pengendara anti sosial ini berbahaya dan memberikan perasaan tidak aman bagi orang-orang di daerah ini.
“ Tanpa PSPO, sulit bagi dewan atau polisi untuk memerangi penggunaan kendaraan secara sosial yang bukan merupakan pelanggaran undang-undang kendaraan bermotor khusus,” kata dia
Jabar mengatakan keputusan ini diambil untuk bisa meningkatkan keselamatan masyarakat dan meningkatkan reputasi distrik. PSPO juga disebut-sebut bisa bermanfaat bagi penduduk, pengunjung, dan bisnis.
Sementara itu, Komisaris Polisi dari Direktorat Kejahatan Kepolisian Yorkshire Barat, Burns Williamson, mendukung peluncuran PSPO. Regulasi ini bisa membantu polisi untuk meningkatkan keamanan berkendara di jalan raya. “ Keselamatan di jalan jelas merupakan fokus di Bradford,” kata Williamson.
Advertisement
Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres

Seluruh Sektor Kompak Menguat, IHSG Tancap Gas di Penutupan Sesi I

Refuse Derived Fuel (RDF), Saat Sampah Jadi Bahan Bakar Alternatif


Berapa Lama Harus Bisa Plank Sesuai Usia? Ini Patokan untuk Usia 18 hingga 60 Tahun ke Atas

7 Makanan yang Sering Dianggap Tidak Sehat, Padahal Kaya Nutrisi

Ingin Meningkatkan Rasa Mencitai Diri Sendiri? Coba Ubah Cara Mengingat Masa Lalu

Tuban dan Canggu Ada di Jawa dan Bali, Mengapa Nama Tempatnya Bisa Sama?

Kapan Waktu Terbaik untuk Ngemil agar Gula Darah Tetap Stabil?

Masa Dinosaurus Dikenal Juga sebagai Zaman Jurassic, Apa Artinya?
