Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Foto: Yamaha Riding Academy
Dream - Motor matic memang sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Salah satu alasan memilih motor matic adalah penggunaannya yang tidak terlalu repot karena hanya memainkan handle gas dan rem saja.
Selain karena mudah dikendarai, motor matic saat ini punya tenaga yang mumpuni dan juga irit bahan bakar. Maka tak jarang para pengendara matic suka membawa motornya ke jalur ekstrim misalnya pegunungan yang penuh dengan turunan yang cukup panjang.
Namun banyak pengguna motor matic yang masih belum paham mengenai teknik pemakaian yang aman dan nyaman khususnya dalam hal pengereman.
Jika menemui jalur perjalanan yang melewati jalanan menurun yang cukup panjang, pengendara harus berkendara dengan lebih hati-hati.
Terkait hal ini, Yamaha Riding Academy (YRA) Yogyakarta memberikan tips pengereman dengan motor matik di jalur turunan.
1. Gunakan selalu perangkat keselamatan saat berkendara motor seperti helm, jaket lengan panjang, celana panjang, sarung tangan, sepatu dan pastikan kondisi tubuh sehat dan motor dalam keadaan prima.
2. Pelajari terlebih dahulu rute yang akan dilewati, bisa dengan mencari informasi melalui sosial media atau internet agar lebih familiar dengan kondisi jalur yang akan dilewati.
3. Pastikan kondisi rem sepeda motor prima, cek kondisi minyak rem agar volume dan kualitas minyak rem sesuai dengan rekomendasi pabrikan dan tidak ditemukan kebocoran minyak rem.
Perhatikan kondisi kampas rem, pastikan kampas rem dalam kondisi baik dan tidak habis.
4. Jaga kecepatan yang aman agar mudah untuk mengendalikan motor.
5. Gunakan rem depan dan belakang secara bersamaan saat melakukan pengereman, hindari melakukan pengereman secara mendadak dan keras. Hal itu akan membuat ban mudah slip.
6. Pastikan posisi tubuh yang tepat saat melakukan pengereman, posisikan badan agak tegak, pandangan luas ke depan, lengan dan bahu kondisi rileks, genggaman tangan di stang motor cukup kuat juga rileks. Gunakan jari tangan untuk menarik tuas rem dengan kekuatan jari yang cukup (2 - 4 jari).
7. Dalam kondisi jalan menurun yang panjang, hindari penggunaan rem secara terus-menerus dalam waktu yang lama, ini dapat membuat perangkat pengereman motor menjadi panas, yang menyebabkan kekuatan rem berkurang.
Apabila kekuatan rem dirasakan berkurang, sebaiknya berhenti sejenak agar kondisi suhu rem turun dan kekuatan rem bisa kuat kembali.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya