Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Tesla (Shutterstock.com)
Dream - Satu unit mobil listrik Tesla mengalami kecelakaan hebat di Houston utara, Texas, Amerika Serikat pada Sabtu malam. Mobil itu menabrak pohon saat melaju kencang dan menyebabkan dua penumpangnya meninggal dunia.
Polisi mendapatkan fakta mengejutkan ketika menggelar investigasi atas kasus ini. Ternyata, mobil listrik itu melaju tanpa ada seorangpun yang duduk di bangku kemudi atau sopir.
"Tidak ada satupun di bangku kemudi," ujar pejabat kepolisian setempat, Sersan Cynthia Umanzor.
Tesla Model S buatan 2019 itu melaju dalam kecepatan tinggi dan gagal melewati tikungan hingga keluar dari jalan raya. Mobil itu menabrak pohon dan terbakar.
Setelah api dipadamkan, pihak berwenang menemukan dua penumpang di dalam mobil tersebut. Satu penumpang duduk di bangku depan sebelah sopir, sementara lainnya di bangku belakang.
Tesla dan Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Nasional tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Kecelakaan itu terjadi di tengah pengawasan yang meningkat atas sistem penggerak semi-otomatis Tesla setelah kecelakaan baru-baru ini dan saat sedang bersiap untuk meluncurkan perangkat lunak "full self-driving" yang diperbarui ke lebih banyak pelanggan.
Badan keamanan mobil AS mengatakan pada Maret pihaknya telah membuka 27 penyelidikan kecelakaan kendaraan Tesla. Setidaknya tiga dari kecelakaan itu terjadi baru-baru ini.
CEO Tesla, Elon Musk, mengatakan pada Januari dia mengharapkan keuntungan besar dari perangkat lunak self-driving lengkapnya. "Saya sangat yakin mobil itu akan dapat mengemudi sendiri dengan keandalan yang melebihi manusia tahun ini," kata Musk.
Teknologi self-driving harus mengatasi rintangan keselamatan dan regulasi untuk mencapai kesuksesan komersial. Umanzor menyebut dua korban kecelakaan itu lahir pada 1962 dan 1951, dikutip dari The Guardian
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari