7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Biar Biaya Perawatan Mobil Bisa Hemat, Kamu Bisa Merotasi Ban, Lho. (Foto: Shuttterstock)
Dream – Dari sekian banyak perawatan ban mobil, satu hal yang terbilang jarang dilakukan pemilik kendaraan bermotor adalah merotasi posisi ban. Dengan hanya melakukan metode simple ini banyak keuntungan yang bisa diperoleh.
Salah satunya yang sangat terasa adalah biaya perawatan mobil jadi semakin hemat.
Dikutip dari Suzuki, Rabu 12 Desember 2018, penyebab utama banyak pemilik kendaraan jarang memperhatikan rotasi ban adalah minimnya informasi tentang metode perawatan ini. Makanya, wajar jika sampai saat ini masih sedikit pemilik mobil yang melakuan perawatan yang satu ini.
Rotasi ban sebetulnya bertujuan meratakan tingkat keausan. Dengan begitu, titik aus tidak cuma terdapat pada satu bagian. Misalnya, ban belakang atau depan.
Umumnya, bagian ban depan mobil memang akan lebih cepat aus dibandingkan ban belakang. Penyebabnya, ban bagian depan lebih banyak dipakai untuk pengereman dan mendapat lebih banyak gesekan ketika berbelok.
Sebenarnya tidak ada patokan resmi kapan rotasi ban harus dilakukan, tetapi sebaiknya dilakukan setelah mobil menyentuh jarak pemakaian 10 ribu kilometer.
Di jarak itu, tingkat keausan akan mulai terlihat. Untuk metode rotasi, tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada perhitungan dan tata caranya.
Contohnya, ketika akan memindah ban depan ke belakang, jangan searah. Biasanya, rotasi akan dilakukan penyilangan. Rotasi ban dilakukan menyilang, misalnya ban belakang kiri pindah ke depan menjadi sebelah kanan, begitu juga sebaliknya.
Biasanya akan dicek dulu tingkat kerataan ban ketika rotasi ban. Selain menyelaraskan, rotasi juga dilakukan untuk menjaga kondisi dinding ban di kedua sisinya.
Nah sekarang kamu sudah tahu kan tekniknya? Yuk dicoba.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?