Color Corrector/ Foto: Shutterstock
Dream- Jika Sahabat Dream sering melihat tutorial makeup dari MUA maupun beauty influencer, pasti pernah melihat mereka menggunakan concealer berwarna-warni pada beberapa area wajah. Concealer tersebut dinamakan color correcting concealer.
Concealer biasa yang memiliki warna menyerupai kulit dan bertujuan untuk menyamarkan berbagai masalah pada wajah seperti bintik noda, lingkaran hitam, dan jerawat. Sementara, color corrector bertujuan untuk menetralkan warna dari masalah kulit yang dialami, dan memiliki warna yang beragam.

“ Color corrector concealer digunakan untuk menetralkan dan memperbaiki perubahan warna kulit serta menyeimbangkan kegelapan, kemerahan, dan hiperpigmentasi sehingga warna kulit merata dan konsisten, ” kata penata rias profesional, Courtney Hart.
Untuk mendapatkan hasil riasan yang optimal, diperlukan trik khusus untuk memilih concealer dan corrector. Salah satunya yaitu menggunakan color wheel theory. Pada teori warna ini, dikatakan bahwa warna yang terletak berseberangan di roda warna, bersifat dapat menetralkan satu sama lain. Misalnya, jika Sahabat Dream ingin menetralkan kemerahan pada wajah, kamu perlu menggunakan color corrector berwarna hijau, begitu juga sebaliknya.
Color Correcting Concealer: Hijau
Hijau merupakan warna yang berlawanan dengan warna merah dalam color wheel theory. Jadi, warna hijau berfungsi untuk menetralkan warna merah yang cocok untuk mengatasi masalah kemerahan apapun pada wajah seperti rosacea dan eksim.
Color Correcting Concealer: Kuning
Warna kuning berada di seberang warna ungu dalam color wheel theory. Jadi, concealer kuning akan berfungsi sebagai pencerah untuk menyamarkan memar akibat kapiler pecah maupun mengatasi sensitivitas kulit.

Color Correcting Concealer: Pink
Color correcting berwarna pink sangat cocok untuk menutupi kegelapan di bawah mata pada kulit putih. Ditambah juga sangat bagus untuk menambah kecerahan pada kulit.
Color Correcting Concealer: Merah, Oranye, dan Persik
Color Correcting berwarna jingga, merah, dan persik dapat membantu mengoreksi rona biru dan ungu yang muncul dari lingkaran di bawah mata, serta bintik hitam yang disebabkan oleh penuaan atau kerusakan akibat sinar matahari.
Color Correcting Concealer: Ungu dan Biru
Concealer ungu dan biru membantu untuk menentralkan rona kuning, memperbaiki bintik hitam dan hiperpigmentasi, serta membantu mengencangkan kulit. Selain itu, concealer ungu juga sangat cocok untuk mencerahkan kulit kusam bagi kulit pucat.
Untuk menggunakan item makeup satu ini, pertama-tama pastikan wajah dalam kondisi yang baik dan lembab. Kemudian aplikasikan color corrector pada area yang dibutuhkan. Pastikan kamu mengaplikasikan secukupnya saja dan baurkan dengan baik.

Setelah itu, barulah aplikasikan concealer biasa yang sesuai dengan warna kulitmu. Kamu juga bisa menambahkan alas bedak agar menghasilkan coverage yang sempurna. Saat mengaplikasikan bedak, gunakan teknik menekan secara perlahan (tap, tap) jangan sampai digeser agar concealer pengoreksi warna tetap di tempatnya.
Laporan: Hany Puspita Sari/ Makeup.com
Dream - Semakin banyak inovasi alat makeup yang bisa digunakan untuk mempercantik wajah dan mempermudah pengaplikasian berbagai produk kosmetik, tapi tidak semuanya dibutuhkan serta berpengaruh pada semua orang.
Sahabat Dream tidak harus selalu membeli semua alat makeup viral atau unik yang dijual di pasaran karena belum tentu cocok. Kamu bisa membaca rekomendasi serta ulasan jujur di media sosial terlebih dulu untuk mengetahui efek alat makeup yang dipromosikan.

Foto: Shutterstock
Terkadang, Beauty Content Creator, seperti Felita Anthony, memberi tahu beberapa alat makeup yang tidak begitu berpengaruh atau dibutuhkan saat merias wajah. Berikut alat makeup yang menurut Felita tidak begitu perlu untuk dibeli.

Foto: Instagram @felitaanthony
Penjepit bulu mata yang bisa dihangatkan tengah tren belakangan ini. Produk tersebut mengklaim bisa membuat bulu mata lentik lebih lama karena dihangatkan saat dijepit, namun Felita tidak merasakan manfaatnya.
“ Jujur di mataku ga gitu efek,” ujarnya dalam video Instagram.
Ia lebih memilih memanaskan bagian dalam penjepit bulu mata menggunakan korek api sebelum menggunakannya untuk membuat bulu matanya lentik lebih lama.

Foto: Instagram @felitaanthony
Kuas concealer dengan ukuran sangat kecil justru mempersulit pengaplikasian produk. Bentuknya pun kurang cocok untuk dijadikan lip brush, sehingga pemakaiannya agak sulit.

Foto: Instagram @felitaanthony
Beberapa brand yang menjual kuas makeup menyediakan multipurpose brush berukuran besar dan kecil. Kuas multifungsi berukuran kecil tidak selalu nyaman digunakan, apalagi jika bentuknya berbeda dari flat, blending, atau angled brush biasa.
Jika tidak benar-benar dibutuhkan, lebih baik gunakan kuas biasa untuk merias wajah. Sahabat Dream juga bisa menemukan kuas yang khusus dipakai untuk masing-masing fungsi agar pemakaiannya lebih nyaman.