Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Restoran Borneo (Foto: Dubes RI Dar Es Salaam)
Dream - Rwanda merupakan negara yang sangat jauh dari Indonesia. Untuk mencapainya saja dibutuhkan waktu kurang lebih 18 jam. Siapa sangka di negara yang terletak di benua Afrika ini, terdapat restoran yang menyajikan menu makanan Indonesia.
Restoran tersebut bernama Borneo. Pemiliknya adalah Siti Noor Fatimah Effendi, akrab dipanggil Fety. Ia mendirikan restoran tersebut pada 15 Juni 2017.
Dikutip dari rilis Kedutaan Besar Indonesia untuk Dar Es Salaam, yang diterima Dream, 10 Desember 2018, Fety datang ke Rwanda pada Juni 2017 dengan menggunakan visa kunjungan singkat (30 hari).
Setelah melihat kehidupan di Kigali, ibu kota Rwanda, Fety memutuskan untuk tinggal dan mendirikan usaha di Rwanda bersama dengan suaminya. Proses perizinan usaha diselesaikan dalam waktu satu hari.
Dalam jangka waktu satu bulan bisnisnya sudah berjalan. Izin tinggal pun didapatkan otomatis setelah bisnis berjalan. Lokasinya sangat strategis, di Kigali. Hal itu pula yang membuat Prof. Dr. Ratlan Pardede, Dubes RI Dar es Salaam dan terakreditasi untuk Rwanda, menggelar pertemuan penting di sini pada awal Desember lalu.

"Saya sangat berbahagia untuk dapat bertemu dengan saudara-saudara dari Indonesia di tanah perantauan ini," ungkap Ratlan.
Restoran Borneo Cafe telah mulai dikenal di kalangan masyarakat Rwanda, terutama di kalangan ekspatriat yang menyukai cita rasa khas Indonesia, serta telah mendapatkan ulasan yang sangat positif dari sejumlah situs pengulas tempat wisata dan kuliner.
Sebanyak 15 WNI diketahui tinggal di Rwanda dengan berbagai macam latar belakang pekerjaan dan kegiatan, yaitu staf profesional di organisasi internasional, wirausahawan, rohaniawan, serta ibu rumah tangga.
Para WNI tersebut menyatakan bahwa mereka sangat menikmati tinggal di Rwanda serta merekomendasikan Rwanda sebagai destinasi bisnis dan wisata.(Sah)
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia