Prancis Tolak Beri Makanan Halal untuk Napi Muslim

Reporter : Eko Huda S
Minggu, 20 Juli 2014 10:32
Prancis Tolak Beri Makanan Halal untuk Napi Muslim
Sejak tahun lalu, Menteri Kehakiman Prancis, Christiane Taubira, telah menentang keras usulan ini. Dia menilai rencana ini melangar undang-undang sekuler yang melarang ekspresi beragama di tempat umum

Dream - Badan administrasi tertinggi di Prancis membatalkan rencana pemberian makanan halal bagi narapidana di sebuah Penjara Saint-Quentin-Fallavier. Penjara yang terletak di Kota Grenoble.

Laman islam.ru, Jumat 18 Juli 2014, memberitakan pembatalan itu karena rencana ini dinilai kurang praktis. " Karena biaya keuangan dan kebutuhan yang tinggi untuk penjara," demikian pernyataan badan administrasi Prancis itu.

Sejak tahun lalu, Menteri Kehakiman Prancis, Christiane Taubira, telah menentang keras usulan ini. Dia menilai rencana ini melangar undang-undang sekuler Prancis yang melarang ekspresi beragama di tempat umum.

Namun, ini bukanlah akhir dari perjuangan untuk usulan itu. Sebab, putusan terakhir berada di tangan Pengadilan Tertinggi Prancis.

Sebelumnya usulan ini datang dari seorang narapidana muslim di penjara Kota Grenoble. Narapidana ini membawa kasus ini ke pengadilan administrasi setempat.

Narapidana yang tidak disebutkan namanya itu berdalil bahwa tidak disediakannya makanan halal merupakan pelanggaran hak narapidana muslim. (Ism)

Beri Komentar