Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?
5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya
Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang
Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Peluncuran Tosca Di The 101 Hotel (Foto: Cynthia/ Dream)
Dream - Kuliner lokal selalu memiliki daya tarik tersendiri saat berkunjung ke salah satu daerah. Hal tersebut juga menjadi perhatian bagi salah satu hotel di bilangan Dharmawangsa, Jakarta Selatan yaitu The 101 Jakarta Sedayu.
Hotel yang dibawahi oleh manajemen PHM Hospitality itu baru saja merilis konsep outlet food and beverage terbaru bernama Tos.ca. Tempat makan ini menyajikan kuliner lokal yang sangat beragam dan dikemas ala hotel berbintang.
Jika biasanya di hotel yang disajikan adalah makanan western, di sana kamu bisa mencicipi makanan lokal. Seperti soto betawi serta kue-kue pasar seperti pukis, pastel dan lain-lain.

" Kami selalu bertujuan terus mengembangkan usaha untuk mengakomodasi para tamu dengan harga terjangkau dan kualitas premium," tutur Bennet Chang, VP Operational PHM Hospitality dalam acara peresmian Tos.ca di The 101 Hotel, Jakarta Selatan, Jumat 21 Juni 2019.
Acara itu juga bertepatan dengan ulang tahun PHM Hospitality.
" Jadi penggantian nama Teraza menjadi Tos.ca ini bertepatan dengan anniversary 9 tahun PHM," ungkap Garna Sobhara Swara, General Manager The 101 Hotel.
Tos.ca menyajikan banyak kuliner khas Betawi. Termasuk juga kuliner lokal dari banyak daerah di Indonesia. (ism)
Dream - Selain nasi, mie juga termasuk makanan pokok warga Korea. Biasanya disajikan dengan ditumis, siraman kuah hangat atau dalam kondisi dingin. Bumbunya sangat khas dan kaya rempah.
Pada menu Korea, sebagian besar hidangan mie akan disebut dengan 'myeon' atau 'gooksu'. Kata 'myeon' berasal dari 'mien' dalam bahasa China, yang berarti mi.

Mie di Korea dapat dibuat dari tepung ubi jalar, tepung terigu, tepung jagung, tepung beras, dan tepung biji-bijian.
Secara umum, sejumlah hidangan mi Korea menawarkan variasi pada daging, kaldu, sayuran, dan jenis mie yang digunakan. Ada tiga hidangan mie di Negeri Ginseng ini yang terkenal dengan kelezatannya. Apa saja?
Mi tumis Korea yang sangat terkenal adalah chapchae atau japchae. Berupa mi yang transparan, terbuat dari tepung ubi jalar.

Ditumis dengan minyak wijen, kecap ikan, gochujang yaitu pasta pedas korea, sayuran, daging, dan jamur. Untuk sajian lengkap biasanya ditaburi wijen kering dan irisan telur.
Naeng myun atau naengmyoen adalah hidangan dingin Korea yang terbuat dari mi soba tipis, dengan tekstur sedikit kenyal. Biasanya disajikan dengan telur, daging, sayuran, dan kaldu cuka dingin yang gurih.

Sajian ini berasal dari kawasan pegunungan Korea bagian utara sebagai makanan pokok musim dingin.
Gandum hitam, bahan dasar mi soba tumbuh dengan subur di dataran tinggi Korea. Mi ini juga menu favorit saat masuk musim panas di Korea.
Jajangmyeon adalah salah satu hidangan mi paling populer di Korea. Enak dan bikin kenyang serta harganya sangat terjangkau. Mi hitam ini juga jadi makanan praktis saat datang dinginnya malam.

Menu ini merupakan adaptasi Korea dari hidangan mi kacang hitam yang berasal dari China. Versi Korea dari Jajangmyeon dibuat dengan saus berwarna hitam yang terbuat dari kedelai panggang.
Sumber: The Spruce Eat
Dream - Bagi sebagian orang, dapur adalah pelepas stres yang sangat efektif. Apalagi untuk mereka yang sangat suka memasak atau membuat kue dan diberikan pada orang-orang tersayang.
Mungkin juga hal itu jadi kunci antistres para ibu. Pasalnya, mengolah masakan atau membuat kue untuk orang diberikan pada orang tersayang bisa meredakan level stres
secara efektif.

" Memanggang dan membuat kue memiliki manfaat untuk seseorang berekspresi secara kreatif. Ada banyak literatur yang membuktikan adanya hubungan ekspresi kreatif dan kesehatan mental. Baik itu saat melukis, membuat musik dan termasuk membuat kue," kata Donna Pincus, profesor ilmu psikologi di Universitas Boston, Amerika Serikat seperti dikutip dari Huffingtonpost.
Stres terkait dengan sejumlah masalah mental dan fisik. Menemukan cara untuk mengatasi stres sangat penting untuk menjalani kehidupan yang sehat. Membuat kue lalu membawakannya untuk orang lain, juga merujuk pada norma dan budaya.
Banyak yang tak bisa berkata terima kasih, atau maaf atau mungkin mengungkapkan cinta secara gamblang lewat mulut. Mereka lalu mengungkapkannya dengan cara lain, salah satunya dengan membuat kue spesial dari tangan sendiri.

" Ini bisa bermanfaat bagi orang-orang yang kesulitan mengungkapkan perasaan mereka dalam kata-kata. Pastinya sangat tertekan dan stres jika apa yang dirasakan tak bisa diungkapkan," ungkap Pincus.
Selama seseorang membuat kue secara tenang, menikmati bahkan level kebahagiaannya meningkat, berarti itu bisa jadi terapi yang pas sebagai penghilang stres.
Ingin mencobanya, Sahabat Dream?
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Air Dingin atau Suhu Ruang, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?

5 Buah yang Bisa Bantu Atasi Lemas dan Tambah Energi, Pisang Salah Satunya

Laut Naik 56 Cm pada 2100, 770 Juta Orang Terancam: Bukan Cuma Pantai yang Bisa Hilang