(Foto: Ilustrasi MSG/Deliciousliving.com)
Dream - Makanan lezat dan gurih tak luput dari taburan bumbu dapur seperti garam, gula, hingga vetsin atau mecin atau yang dikenal dengan bahasa ilmiah Monosodium Glutamat (MSG).
Meskipun MSG adalah zat adiktif yang dapat menguatkan rasa pada makanan, tapi MSG punya peranan penting di dalam tubuh.
Melansir Glutamate.org, sebuah studi menunjukkan, orang memiliki tingkat penerimaan makanan yang baik ketika makanan dengan kadar garam ditambahkan sedikit MSG.
Menambah studi yang berhasil diterbitkan di Journal of Food Science, respons orang terhadap sup bening disukai pada kadar garam 0,75%. Sedangkan yang ditambah sedikit MSG disukai 0,4%.
Hal ini menunjukkan, MSG dapat menggantikan garam (natrium klorida/NaCl) sehingga membantu mengurangi asupan natrium pada makanan.
Dengan menggantikan garam dengan MSG pada sup, bisa memberikan kontribusi yang besar untuk kesehatan manusia.
Berikut beberapa kesimpulan penting terkait asupan natrium dan peranan MSG dari para peneliti:
1. Mengurangi asupan natrium sangat dianjurkan.
2. MSG telah disarankan sebagai penambah rasa yang baik dalam produk rendah garam.
3. Penambahan MSG memungkinkan untuk mengurangi konsentrasi garam tanpa mempengaruhi rasa atau intesitas rasa.
4. Para peneliti menyebutkan, hanya dengan menambahkan 0,7% MSG dapat mengurangi asupan natrium hingga 32,5% untuk sup pedas.
Jadi, walaupun MSG masih mengandung sedikit natrium tapi dapat digunakan dalam diet rendah garam, namun bukan pengganti garam. (Ism)
Advertisement

Suhu yang Terus Meningkat Ternyata Memperlambat Perkembangan Anak Usia Dini

Gujarat, Jejak Jalur Dagang yang Ikut Membentuk Islam di Nusantara

Sering Nyeri Sendi Saat Menua? Terlalu Jarang Bergerak Bisa Memperburuk Kondisinya

Serunya Mampir ke Booth AXIS di Cherrypop Festival 2026, Ada Photo Booth AI hingga Charging Station

3 Kebiasaan yang Dilakukan Spesialis Tulang Belakang untuk Menjaga Postur Tubuh

BCA Kumpulkan Desa dan UMKM Binaan dalam Desa Bakti BCA Community Forum 2026

BNI Rangkul 3 Komunitas Beda Fokus, dari Bisnis sampai Gowes Bareng