BTPN Syariah Membidik Pembiayaan Tumbuh 20 Persen Tahun Ini. (Foto: Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafian)
Dream – PT BTPN Syariah mencatatkan pembiayaan senilai Rp6,24 triliun triliun sepanjang 2018 lalu. Tahun ini, bank syariah itu menargetkan bisnis pembiayaan perusahaan akan tumbuh 20 persen menuju Rp7,5 triliun.
“ Kalau untuk laba (target), nanti ada tim analisis yang menghitung dari sana,” kata Deputi President Director BTPN Syariah, Mulia Salim, di Jakarta, Rabu malam 15 Mei 2019.
Hingga akhir 2018 lalu, BTPN Syariah mencatat angka rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) berada di level 1,38 persen. Perusahaan menargetkan untuk mempertahankan NPF berada di bawah 2 persen.
Upaya untuk mewujudkan NPF rendah itu dilakukan melalui strategi khusus seperti menyisir nasabah kalangan ibu-ibu pra sejahtera yang ada di pinggiran kota atau kampung-kampung.
Mulia mengungkapkan saat ini BTPN Syariah memiliki 3,5 juta ibu-ibu yang tergabung dalam program ini.
" Potensi target market ibu-ibu prasejahtera ini ada 13 juta di BTPN," ujar Mulia di Jakarta, Rabu 15 Mei 2019.
Dalam program pembiayaan prasejahtera ini, nasabah yang ingin mendapatkan pembiayaan hanya disyaratkan memiliki usaha. Selanjutnya nasabah diimbau mengikuti pelatihan yang diadakan oleh agen BTPN Syariah selama lima hari, dari Senin-Jumat.
" Satu hari satu jam, kalau rutin nanti kita kasih pinjaman. Rutin selama lima hari, dan itu salah satu seleksi," kata dia.
Setelah itu, lanjut Mulia, ibu-ibu akan dibuatkan grup. Setiap grup berisi 5-8 orang. Grup tersebut merupakan “ tanggung renteng”. Kalau ada salah satu anggota yang angsurannya macet, nanti akan dibantu dengan yang lain.
" Bantuan ini dibantunya maksimal dua kali saja oleh anggota yang lain,” kata dia.
Dalam dua tahun ke depan, Mulia berharap, nasabah ibu-ibu prasejahtera ini mampu tumbuh sebesar 5 juta orang.(Sah)
Advertisement
Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya

Inilah Peta Baru Dunia Versi PBB: Eropa dan Amerika Jadi Lebih Kecil. Mengapa?

Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara


Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Berbahaya, Begini Penampakan Aslinya Saat Diperbesar 2.600 Kali

AI Makin Ancam Manusia, PBB Ingatkan Dunia Jangan Terlambat Mengendalikannya