Astronot (http://www.wallpapervortex.com/)
Dream - Berwisata ke luar angkasa tengah menjadi trend bagi kalangan berduit. Sejumlah pesohor dunia bahkan telah mengantongi tiket untuk terbang ke luar angkasa yang harganya mencapai miliaran rupiah.
Bahkan, meledaknya pesawat wisata luar angkasa milik Virgin Galactic, SpaceShipTwo, akhir Oktober lalu tak menyurutkan minat para calon pelancong luar angkasa. Setidaknya hingga kini belum terdengar para pemegang tiket yang membatalkan karcis yang telah mereka pesan.
Bos Virgin Galactic, Sir Richad Bransons, bahkan masih optimis bisnis wisata luar angkasa ini masih memiliki prospek cerah. Meski baru saja kehilangan salah satu kopilot dalam kecelakaan uji coba SpaceShipTwo, Branson menyatakan tetap akan menjalankan bisnis ini. Sebab, Virgin Galactic sudah menjual ratusan tiket.
Selain Virgin, sejumlah perusahaan juga menawarkan paket wisata serupa. Mereka berlomba menggaet calon wisatawan berkantong tebal. Menawarkan berbagai paket wisata, mulai penerbangan singkat dengan ketinggian 100 kilometer dari Bumi hingga layanan menginap di stasiun luar angkasa.
Meski berbiaya mahal, ternyata banyak yang berminat. Dan sejumlah perusahaan bahkan telah merencanakan penerbangan wisata perdananya pada 2015. Berikut 9 pemain bisnis wisata luar angkasa sebagaimana dikutip dari ABC International. (Ism)
© Dream
Virgin Galactic
Dream - Perusahaan ini memiliki wahana bernama SpaceShipTwo. Merupakan bekas pesawat luar angkasa yang didesain ulang untuk dua pilot dan enam penumpang. Diluncurkan dengan menggunakan pesawat pengangkut WhiteKnightTwo.
Harga tiketnya mencapai 250 ribu dolar atau sekitar Rp 2,5 miliar lebih. Menurut Virgin Galactic, sekitar 800 orang telah mendaftarkan diri untuk ikut dalam wisata ke sub orbit pada ketinggian 110 kilometer di atas permukaan Bumi.
Dalam uji coba akhir Oktober lalu, pesawat SpaceShipTwo. Pilot Peter Siebold selamat. Kopilot MichaelAlsbury tewas dalam kecelakaan itu. Meski demikian, bos Virgin Galactic tetap melanjutkan bisnis ini. (Ism)
© Dream
Space-X
Dream - Space-X menggunakan wahana bernama Kapsul Dragon. Kapasitasnya tujuh penumpang dan diluncurkan oleh roket Falcon 9. Sejauh ini, belum diketahui berapa harga tiketnya.
Space-X telah membuat kesepakatan kerja sama senilai US$ 7 miliar dengan Boeing untuk mengangkut astronot-astronot NASA.
Perusahaan ini berharap penerbangan wisata perdana bisa dilakukan pada 2015. Space-X menyatakan, apabila misi ini sukses maka akan diikuti dengan penerbangan yang mengangkut turis. (Ism)
© Dream
Boeing
Dream - Boeing menggunakan wahana bernama CST-100, sebuah kapsul dengan kapasitas tujuh penumpang. Wahana ini bisa diluncurkan dengan berbagai pesawat peluncur, termasuk United Launch Alliance Atlas V, roket Delta IV, dan Falcon 9.
Menurut Boeing, harga tiket wisata ke luar angkasa ini akan dibuat kompetitif. Tiket ini ditawarkan melalui layanan antariksa Rusia untuk turis luar angkasa. (Ism)
© Dream
Blue Origin
Dream - Perusahaan ini menggunakan wahana bernama New Shephard. Kpasitasnya hanya 3 penumpang, namun bisa lebih. Harga tiket belum diketahui.
Wahana New Shephard ini cukup unik. Didesain untuk diluncurkan dengan roket secara horisontal –bukan secara vertikal seperti wahana lainnya –hingga mencapai ujung antariksa, dan kemudian kembali ke bumi dengan menggunakan bantuan parasut. Durasi layanan ini hanya berkisar 10 menit.
Blue Origin didirikan oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos, dengan tujuan agar semua orang bisa pergi ke luar angkasa. (Ism)
© Dream
XCOR Aerospace
Dream - XCOR Aerospace menggunakan wahana bernama Lynx. Pesawat jenis roket yang hanya mengakut seorang pilot dan seorang penumpang. Biayanya tergolong `murah`, hanya berkisar US$ 100 ribu atau sekitar Rp 1 miliar lebih.
Layanan XCOR menjanjikan wisata setengah jam penerbangan sub orbit pada ketinggian 100 kilometer. Layanan ini rencananya akan dimulai pada tahun 2015. (Ism)
© Dream
Space Adventures Ltd
Dream - Perusahaan ini menggunakan wahana Soyuz, milik Rusia. Biaya wisata yang dipatok cukup mahal, antara US$ 20 juta hingga US$ 52 juta. Space Adventures telah menerbangkan sejumlah turis antariksa ke Stasiun Antariksa Internasional sejak tahun 2001 silam.
Sejauh ini, baru tujuh orang yang pernah melakukan wisata antariksa. Mereka adalah Denis Tito, Mark Shuttleworth, Gregory Olsen, Anousheh Ansari, Charles Simonyi, Richard Garriott, dan Guy Laliberte. Rencananya, penyanyi asal Inggris Sarah Brightman akan menjadi turis ke-8 yang diperkirakan berangkat tahun 2015.
Perusahaan ini juga berencana menawarkan jasa turis mengelilingi orbit bulan pada tahun 2018. Biaya tiketnya bisa mencapai US$ 100 juta perorang. (Ism)
© Dream
Sierra Nevada
Dream - Sierra Nevada menggunakan wahana bernama Dream Chaser. Wahana ini merupakan bekas pesawat luar angkasa dengan tujuh penumpang. Biayanya tidak diketahui.
Dream Chaser dikembangkan sebagai bagian dari program NASA untuk mengangkut astronot ke stasiun antariksa internasional.
Setelah NASA memutuskan untuk menggunakan Boeing dan Space-X, perusahaan Sierra Nevada mulai menjajaki layanan komersial dengan menggunakan Dream Chaser. (Ism)
© Dream
Excalibur Almaz Ltd
Dream - Excalibur menggunakan wahana Refitted, pesawat yang dikembangkan perusahaan Rusia, Almaz. Biayanya berkisar US$ 155 juta.
Excalibur merencanakan layanan pertama tahun 2015 ke stasiun milik mereka yang mengorbit bulan. (Ism)
© Dream
Bigelow Aerospace
Dream - Bigelow menggunakan wahana Space Station Alpha yang bisa disewa oleh perusahaan atau negara dengan biaya antara US$ 26 juta hingga US$ 36 juta.
Bigelow Aerospace menawarkan jasa penerbangan astronot dengan menggunakan Boeing CST-100 atau Space-X Dragon. Perusahaan ini juga berjanji mulai menawarkan jasa penyewaan tahun 2015. (Ism)