Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dahlan Iskan Dan Salah Satu Karya Mobil Listriknya (Merdeka.com)
Dream - Mantan Direktur Utama PT PL (Persero) Dahlan Iskan makin meradang. Kasus hukum seputar mobil listrik yang digagasnya mulai menyeret sejumlah anak buahnya di Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Dahlan kembali pasang badan. Bekas pemilik kelompok media ini siap mengganti seluruh pengeluaran sponsorship maupun dana CSR untuk pengadaan mobil listrik tersebut.
"Saya merasa sedih karena mantan anak buah saya di kementerian BUMN dijadikan tersangka karena mengkoordinasikan CSR/sponsorship untuk pembuatan mobil listrik," kata Dahlan seperti dikutip dari situs pribadinya, gardudahlan.com, Selasa, 16 Juni 2015.
Dahlan menjelaskan, mobil listrik tersebut dibuat dengan tujuan untuk dipersembahkan sebagai program green energy pada KTT APEC di Bali. "Seingat saya BUMN memang diminta mendukung suksesnya KTT APEC," katanya.
Kala itu, Dahlan memang meminta Ir. Dasep Ahmadi, MSc untuk mengerjakan proyek tersebut. Dasep dianggap lulusan ITB yang sudah membuktikan secara nyata mampu membuat mobil listrik.
Terkait dana pengembangan mobil listrik tersebut, Dahlan mengaku tak tahu persis total investasi yang dikeluarkan.
"Kalau uang saya tidak mencukupi, saya yakin bisa minta tolong teman-teman saya yang peduli dengan kemajuan anak bangsa untuk membeli mobil tersebut," ujarnya.
Di luar perkara tersebut, Dahlan mengaku sedih jika program pengembangan mobil listrik justru menjadi perkara pidana. "Saya berharap teman-teman tidak patah semangat," katanya.
Mempertanyakan keputusan penetapan tersebut, Dahlan juga mempertanyakan kegiatan BUMN yang juga mengalokasikan dana yang besar untuk pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, olahraga dan sebagainya.
"Saya juga tidak tahu apakah yang seperti itu juga tidak boleh," katanya.
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Buah Kalengan Ternyata Bisa Menyehatkan, tetapi Perhatikan 2 Hal Ini Sebelum Membelinya


Jangan Remehkan Obrolan Basa-Basi, Ternyata Bisa Bantu Mengurangi Kesepian dan Menjaga Kesehatan