Aplikasi, Bukti Teknologi Geser Pola Konsumsi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 14 September 2016 15:43
Aplikasi, Bukti Teknologi Geser Pola Konsumsi
Ben mengatakan bukti teknologi yang kentara adalah aplikasi.

Dream - Dewasa ini teknologi berpengaruh besar dalam kehidupan manusia. Kehadiran teknologi pun membuat sektor industri berubah.

" Banyak sektor industri yang bergeser. Makin banyak aplikasi yang terjadi," kata Co-founder Ideafest, Ben Soebiakto dalam konferensi pers Ideafest 2016 di Jakarta, Rabu, 14 September 2016.

Ben mengatakan bukti teknologi yang kentara adalah aplikasi. Saat ini, aplikasi yang ada tidak selalu berupa permainan dan hiburan, tapi juga aplikasi yang menunjang ehidupan sehari-hari.

" Aplikasi ini mempengaruhi pola consumer. (Pola) kita belanja dan transport benar-benar berubah. Untuk travel, saya lewat apps, nggak pernah lagi ke biro travel," kata dia.

Untuk itulah, Ben mengatakan pihaknya akan menggelar lagi ajang Ideafest tahun ini. Ideafest 2016 akan mengajak pemerintah, pengusaha, dan anak-anak muda untuk mempersiapkan diri dalam era perubahan ini.

Sekadar informasi, Ideafest akan digelar pada 23-24 September 2016. Acara ini mengangkat tema " SHIFT (THINK)" yang berarti 'Berpikir Perubahan' dan akan menghadirkan 80 sesi Ideatalks yang diisi oleh 150 pembicara.

Para pembicara berasal dari para pemangku kepentingan, seperti pemerintah, pengusaha, sampai kepala daerah. Mereka seperti pula produser dan sutradara film Nia Dinata, CEO Malesbanget.com Christian Sugiono, CEO Mataharimall.com Hadi Wenas, dan Co-founder BerryBenka.com Jason Lamuda.

Untuk tanggal 24 September 2016, acara dilanjutkan dengan sesi konferensi yang akan diisi oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), pihak Mashable Gwendolyn Regina, HB Naveen dari Falcon Pictures, Walikota Bandung Ridwan Kamil, Co-founder Sale Stock, dan seorang Youtuber, Edho Zell.

Selain itu, Ideafest 2016 akan melahirkan Indovidfest, yaitu festival video kreatif. Ajang ini merupakan hasil kolaborasi Ideafest dengan komunitas video krearid Indovidgram.

Ideafest tahun ini juga akan menggelar kompetisi 'Ide untuk Indonesia', yaitu kompetisi mencari bibit terbaik social entrepreneurship. Pemenang kompetisi ini akan mendapatkan dukungan mentroship, pembiayaan, dan edukasi dengan total nilai dukungan sebesar Rp500 juta.

" Sudah saatnya pemain industri kreatif berpikir lebih dinamis dan selalu siap berubah agar bisa mengembangkan potensi yang lebih baik dan memiliki dampak yang lebih bermanfaat untuk masyarakat," kata dia.(Sah)

Beri Komentar