BEI Incar Jumlah Investor Syariah Naik 100 Persen. (Foto: Pixabay)
Dream – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melaporkan investor pemegang saham emiten syariah mencapai 44.536 orang sepanjang tahun 2018. Otoritas bursa menargetkan jumlah investor saham syariah bakal melonjak 100 persen menjadi 89.072 orang pada tahun ini.
“ Semua bicara tentang data dan fakta. Jadi, tidak lagi katanya katanya. Data World Bank 2017 itu menunjukkan 87 persen penduduk kita Muslim dan 64 persen kelompok produktif,” kata Kepala Divisi Pasar Modal Syariah, Irwan Abadalloh, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Senin 18 Maret 2019.
Irwan mengatakan jumlah investor pada 2018 naik 92 persen dari 2017 yang sebanyak 23.207 investor.
Kalau dibandingkan dengan total jumlah investor saham yang tercatat di data Single Investor Identification PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada 2018, total jumlah investor saham syariah baru mencapai 5,2 persen.
Sebaran jumlah investor saham syariah terbesar berada di Jawa dan mencapai 60 persen atau setara dengan 26.681 investor. Posisi kedua pemegang saham syariah tercatat di Sumatera dengan porsi 19 persen atau 8.467 investor. Ketiga di Kalimantan dengan jumlah investor mencapai 7 persen atau 3.034 orang.
“ Untuk pulau Jawa, paling banyak itu investornya di Jawa Timur, yaitu 5.792 orang, kemudian Jawa Barat 5.588 orang, dan Jakarta 5.444 investor,” kata dia.
Irwan mengatakan pihaknya mengedukasi tatap muka dengan calon investor di berbagai daerah untuk meningkatkan jumlah investor. BEI juga melibatkan Dewan Syariah Nasional dan perusahaan efek.
“ Jadi, program kami adalah inklusi, transaksi, dan insentif kepada calon investor,” kata dia.(Sah)