Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
BTN Bekerja Sama Dengan Nahdatul Ulama Untuk Mengelola Dana Wakaf. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - PT Bank Tabungan Negara Tbk (Persero) menggandeng Nahdatul Ulama (NU) untuk melakukan gerakan sejuta wakaf. Dari gerakan ini, bank pelat merah ini mengincar dana pengelolaan wakaf senilai puluhan triliun rupiah.
" Kami siap mengelola dana untuk melayani wakaf melalui Lembaga Wakaf Pengurus Besar NU (LWPBNU). Kami mengincar dana Rp40 triliun dari gerakan sejuta wakaf itu," kata Direktur Utama BTN, Maryono, di Jakarta, dilansir dari merdeka.com, Rabu 1 Juni 2016.
Maryono optimistis target tersebut akan terpenuhi. Alasannya, PBNU merupakan organisas massa Islam terbesar di Indonesia. Langkah ini merupakan peluang bagi bank BUMN ini untuk memenuhi gerakan sejuta wakaf. Menurut dia, kerja sama ini bisa menjadi ladang bisnis umat yang besar.
" Kami telah mengawali kerja sama itu dan PBNU telah memberikan kepercayaan kepada Bank BTN mendukung gerakan sejuta wakaf untuk warga nahdliyin," kata dia.
BTN sekaligus memperkenalkan Kartu Debit Visa BTN iB. Kartu tersebut dapat digunakan untuk sarana autodebet wakaf, infak, zakat dan sadaqoh. Dengan dukungan VISA, seluruh warga NU akan bisa bertransaksi debit di seluruh outlet berlogo VISA, transaksi ATM diseluruh mesin ATM VISA, Link dan ATM Bersama di seluruh dunia.
Di samping itu, kata dia, Tabungan BTN iB juga telah terkorelasi dengan Kartu Debit VISA BTN iB dan dapat dimanfaatkan sebagai sarana kemudahan untuk mengajukan pembiayaan kepada BTN Syariah, seperti pembiayaan KPR BTN iB beserta isi rumahnya, pembiayaan Umroh dan Haji Plus, serta pembiayaan pendidikan dan kesehatan.
Aset Unit Usaha Syariah (UUS) Bank BTN pada triwulan I-2016 tercatat sebesar Rp14,73 triliun atau tumbuh 29,49 persen dibandingkan periode sama tahun 2015 yang sebesar Rp11,4 triliun.
Penghimpunan dana UUS Bank BTN juga meningkat dari Rp8,99 triliun pada 2015 menjadi Rp 12,095 triliun atau meningkat 34,42 persen. Sementara untuk pembiayaan UUS Bank BTN tercatat sebesar Rp11,62 triliun atau tumbuh 20,37 persen dari periode sama 2015 yang sebesar Rp9,65 triliun.
UUS Bank BTN mencatatkan keuntungan sebesar Rp70,3 miliar. Keuntungan ini tumbuh 44,47 persen dibanding tahun sebelumnya yang sebesar Rp48,66 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya