Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dengan sistem akad ijarah muntahiya bit tamlik (IMBT), nasabah tak perlu lagi keluar dana Capex.
Dream - PT Bank Danamon Indonesia Tbk meluncurkan produk pembiayaan syariah, yaitu pembiayaan berakad ijarah muntahiya bit tamlik (IMBT). Danamon membidik pembiayaan leasing IMBT sebesar ratusan miliar tahun ini.
"Hari ini Danamon Syariah memperkenalkan leasing syariah. Leasing ini dirancang untuk mendukung pelaku usaha, terutama untuk infrastruktur," kata Wakil Direktur Utama Danamon, Muliadi Rahardja, dalam acara "Perkembangan Layanan Keuangan Berbasis Syariah di Indonesia" di Jakarta, Rabu 8 Juni 2016.
Direktur Danamon Syariah, Herry Hykmanto, menambahkan leasing syariah IMBT ini adalah produk pembiayaan dengan prinsip sewa beli antara bank sebagai pemilik aset dan nasabah sebagai penyewa objek. Dalam hal ini, bank menyewakan aset tersebut kepada nasabah dengan diakhiri hak milik objek IMBT di akhir masa pembiayaan.
"Danamon Syariah meluncurkan produk pembiayaan leasing yang unik, yaitu IMBT," kata Herry.
Dia mengklaim pembiayaan leasing IMBT menguntungkan nasabah karena nasabah tak perlu melakukan belanja investasi untuk membeli aset. "Cukup membayar sewa bulanan kepada bank, sehingga nasabah bisa mengelola cashflow dan rasio keuangan dengan lebih baik," kata Herry.
Tak hanya itu, manfaat yang diberikan produk ini adalah menjaga rasio keuangan nasabah supaya tetap terjaga dengan baik dan produk ini juga bisa digunakan untuk membiayai barang baru dan bekas.
"Dengan hadirnya pembiayaan leasing syariah, Insya Allah pelaku usaha syariah di Indonesia bisa mendapatkan manfaatnya dalam ekspansi usaha mereka," kata dia.
Herry mengatakan pihaknya membidik pembiayaan leasing sebesar Rp500 miliar. "Itu target tahun ini. Mudah-mudahan tercapai," kata dia.